Minggu , 23 September 2018
Beranda - Berita Pilihan - Pembahasan Ranperda, DPRD Agam Libatkan Kemenkum dan HAM
Rapat Paripurna DPRD Agam dengan agenda pengesahan Perda OPD (foto Irman – Spirit Sumbar).
Rapat Paripurna DPRD Agam dengan agenda pengesahan Perda OPD (foto Irman – Spirit Sumbar).

Pembahasan Ranperda, DPRD Agam Libatkan Kemenkum dan HAM

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Bukittinggi – Komisi I Bidang Pemerintah dan Hukum DPRD Kabupaten Agam Sumbar, melibatkan tenaga ahli dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham RI Sumatera Barat, untuk membahas dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Rapat kerja pembahasan Ranperda tentang pembinaan dan pengawasan pembangunan nagari, Ranperda tentang pemberian nama jalan, fasilitas umum dan penomoran bangunan gedung tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Agam, Taslim dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertempat di Hotel Grand Malindo Kota Bukittinggi, Jumat, (20/10/17).
Artikel Lainnya

loading…


Ketua Komisi I DPRD Agam, Feri Adrianto di gedung DPRD Agam Lubuk Basung pada wartawan Minggu dia mengatakan bahwa rapat kerja ini untuk menerima masukan dan saran dalam menyempurnakan Ranperda yang akan disahkan. Masukan dan saran dari staf ahli Kementerian Hukum dan Ham, OPD dan wali nagari sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan dua Ranperda tersebut sebelum disahkan ungkapya.

Sementara itu, isi dari Ranperda tentang pembinaan dan pengawasan pembangunan nagari sudah sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Namun butuh penyempurnaan sebelum Perda tersebut disahkan DPRD. Sebelumnya komisi I sudah mengadakan beberapa kali rapat internal untuk menyempurnakan dan membahas serta penajaman kedua Ranperda tersebut. Di harapkan tentunya semua itu dalam waktu dekat, kedua Ranperda ini sudah bisa disahkan menjadi Perda tambahnya.

Sementara itu, tenaga Ahli Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham RI Sumbar, Febriandi mengatakan bahwa untuk Ranperda tentang nama jalan, fasilitas umum dan penomoran bangunan jangan dibebankan kepada APBD. Akan tetapi sebaiknya dibiayai oleh Nagari, karena setiap nagari memiliki anggaran (APB) Nagari ungkapnya. (Irman Naim)

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Minat Penentu Kesuksesan

Oleh: Yoan Valenza (Siswa SMAN.1 Pulau Punjung ) Menurut hasil penelitian psikologi menunjukkan bahwa kurangnya ...