Beranda - Berita Pilihan - Pelantikan Anggota DPRD Dharmasraya Ditunda

Pelantikan Anggota DPRD Dharmasraya Ditunda

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.jpg – Rencana Penetapan calon anggota DPRD periode 2019-2024 hasil Pileg 17 April 2019 diundur menunggu Surat Edaran (SE) Komisi Pemilihan Umum (KPU-RI),

Hal itu disampaikan Ketua KPU Dharmasraya  Maradis dalam rapat kordinasi pra penetapan calon terpilih Anggota DPRD Dharmasraya periode 2019-2024, yang di adakan oleh KPU Dharmasraya pada Kamis (4/72019).di gedung Pertemuan Umega Gunung Medan Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Maradis dihadapan para perwakilan partai dan calon anggota DPRD Dharmasraya terpilih serta Forkopinda mengatakan rencana dalam waktu dekat kami akan melakukan Rapat penetapan calon terpilih Anggota DPRD Dharmasraya masa jabatan periode 2019-2024.


Namun, hal itu ujarnya  terkandala dengan surat edaran KPU RI Nomor,986/PL.01.9SD/03/KPU/VII/2019, tentang penundaan rencana pra penetapan calon Anggota DPRD terpilih baik tingkat Propinsi dan kabupaten kota dalam pelaksanaan Pemilu. Pileg 17 April 2019

loading…


“Maka kami dari KPUD Dharmasraya mengundur jadwal, penetapan calon terpilih Anggota DPRD Dharmasraya periode 2019-2024. Hal ini terjadi pasca pencatatan register perkara pada BRPK di Mahkamah Konstitusi,”ujarnya.

Ditambahkan Maradis, penetapan anggota DPRD Dharmasraya terpilih dapat dilakukan jika daerah tersebut tidak teregister di MK adanya gugatan dari berbagi Parpol tentang hasil Pileg kemaren.

“Kita bisa menetapkan kalau dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) tidak ada gugatan yang muncul sampai batas terakhir hari ini. Tapi karena ada SE dari KPU RI maka kita tunda,”  ujarnya.

Penghitungan hasil pemilu akan menggunakan metode Sainte Lague dalam mengkonversi suara partai menjadi kursi di DPRD. “Dimana, Suara sah terbanyak partai akan dibagi dengan bilangan pembagi 1 yang diikuti secara berurutan dengan bilangan ganjil 3,5, 7 dan seterusnya,” lanjutnya.

“Jadi langkah pertama menentukan suara sah terbanyak partai susuai daerah pemilihan (dapil), selanjutnya dibagi 1, dan seterusnya, setelah itu baru di rangking baru kemudian ditetapkan,” ujarnya.

Sementara waktu pelantikan anggota DPRD periode 2019-2014 akan dilaksanakan 14 Agustus 2019. Berdasarkan hasil rekapitulasi dan penghitungan perolehan suara pemilu 2019 tingkat kabupaten, tiga parpol yang memperoleh suara tertinggi yaitu PDIP, Golkar, dan PAN.

Adapun jumlah kursi DPRD Dharmasraya yang diperebutkan oleh 16 parpol peserta pemilu 2019 yaitu sebanyak 30 kursi. Dapil I tujuh kursi, Dapil II tujuh kursi, Dapil III delapan kursi, dan Dapil IV delapan kursi.



Dari data yang didapat, Partai PDI Perjuangan, 7 Kursi, Golkar 5 Kursi, PAN 4 kursi, Gerindra 3 kursi, Demokrat 2 kursi, Nasdem 3 kursi, Berkarya 2 kursi, PKS 2 kursi, PKB 1 kursi dan Hanura 1 Kursi. (Eko)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Komite I DPD RI Gelar RDP Bahas Konflik Perbatasan Daerah

SpiritSumbar.com, Jakarta – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Dengar ...