Beranda - Headline - Partisipasi Rendah, Sosialisasi dan Figur Calon Dipertanyakan
Ketua DPD RI, Irman Gusman didampingi Kapolda Sumbar saat melakukan pemantauan ke TPS di Dinas Kesehatan Sumbar - Palimo/Spirit Sumbar

Partisipasi Rendah, Sosialisasi dan Figur Calon Dipertanyakan

Print Friendly, PDF & Email


Spirit Sumbar– Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar 2016-2021 di Komplek Dangau Teduh, Kelurahan Cengkeh Kota Padang.

Ikut mendampingi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik, Pj. Gubernur Sumbar, Redonny Moenek, Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim, Walikota Padang, Mahyeldi dan beberapa Forum Komunikasi Pimpindan Derah (Forkompida) Sumbar lainnya.

Usai melakukan pencoblosan rombongan melakukan peninjauan ke TPS yang terdapat di Dinas Kesehatan Sumbar. Peninjauan dilakukan untuk melihat lebih dekat pelaksanaan Pilkada Sumbar secara keseluruhan. Termasuk paritisipasi pemilih. Sebelumnya, rombongan juga telah melakukan kunjungan ke TPS yang terdapat di Lembaga Permasyarakatan (LP) Muara Padang.

Usai kunjungan, Irman Gusman menilai proses pelaksanaan Pilkada kali ini secara keseluruhan berjalan cukup baik. Malahan, untuk memantau pelaksanaan alek demokrasi ini, semua Anggota DPD sengaja diterjunkan ke daerah masing-masing. “Semua Anggota DPD turun ke lapangan untuk memantau pelaksanaan pilkada. Dari laporan sementara, pelaksanaan berjalan lancar. Memang, ada beberapa daerah yang harus ditunda. Itupun, paling lama 2 minggu,” ujarnya, usai pemantauan election visit di kantor Gubernur Sumbar, Rabu, (9/12).

Menjawab pertanyaan Spirit Sumbar tentang masih rendahnya partisipasi masyarakat menggunakan hak, Irman Gusman tidak menapik. Malahan, ujarnya dari beberapa TPS yang telah dikunjungi, sampai pukul 11.00 wib paritisipasi masyarakat masih dibawah 50 persen. “TPS Dinas Kesehatan Sumbar, dari 264 pemilih baru menggunakan hak pilihnya kurang dari 50 persen. Tapi, bisa jadi sebentar lagi, mereka menggunakan hak pilih. Karena, kebiasaan masyarakat kita selalu datang last menit,” ujarnya.

Tapi, dia juga meyakini ada dua penyebab masyarakat enggan datang menggunakan hak pilih. Menurutnya, sosialisasi tentang pentingnya pemilihan kepala daerah (Pilkada) masih belum maksimal. Mengenai hal ini ujarnya, masyarakat masih banyak yang tidak tahu waktu dan calon yang akan dipilih.

Berikutnya, Irman Gusman yang telah dua periode menjadi Ketua DPD RI meyakini juga dipengaruhi oleh figur yang muncul. Malah dia meyakini, jika figur yang mencalonkan diri itu jadi panutan masyarakat, maka masyarakat akan berbondong-bondong menuju TPS. “Kalau figur bagus masyarakat secara otomatis akan termotivasi menggunakan hak pilih. Tapi, kalau figurnya biasa-biasa saja, tentu masyarakat jadi malas,” ujarnya.

PALIMO

Video Tinjauan DPD RI Di Sini

Lebih Lengkap, Baca:

The Public Edisi 05/Th. III/ 07 - 14 Desember 2015 (Terbit Tiap Senin)
The Public Edisi 05/Th. III/
07 – 14 Desember 2015
(Terbit Tiap Senin)




loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pusat Kirim APD untuk Sumbar

Spiritsumbar.com, Padang – Keluhan minimnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas medis di Sumatera Barat ...