Beranda - Pariwisata - Event - Para Ibu Bersitungkin Memasak Ragam Makanan
Para Ibu di Pessel bersitungkin Memasak dalam Festival Kuliner Mandeh (foto Niko)
Para Ibu di Pessel bersitungkin Memasak dalam Festival Kuliner Mandeh (foto Niko)

Para Ibu Bersitungkin Memasak Ragam Makanan

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com,Tarusan – Festival Kuliner yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari iven Festival Bahari Mandeh (FBM) di Dermaga Carocok Tarusan, Pesisir Selatan membuat Ibu-ibu utusan masing PKK Kecamatan bersitungkin memasak ragam masakannya menjadi berkualitas.

Iven FBM ini sudah berlangsung tiga hari, Minggu (7/6/2017) iven bergengsi kerjasama antara kementerian pariwisata dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan tersebut akan segera ditutup serta menyampaikan beberapa pemenang lomba yang telah digelar selama acara berlangsung.

Lomba masak pada Festival Kuliner ini akan dinilai oleh tiga orang dewan juri yang tergabung dari Indonesia Cheff Association (ICA) Sumbar.

Cheff Fauzan salah seorang dewan juri mengatakan bahwa untuk menjadi pemenang dalam Festival Kuliner tidak hanya dinilai dari segi kebersihan, keindahan dan kerapianya saja tetapi para juri juga memperhatikan tingkat kesulitan maupun citra rasa dari jenis masakan itu sendiri.

“Tingkat kesulitan pengolahan masakan dan citra rasa ini merupakan bagian penting yang menjadi perhatian kami untuk memberikan penilaian”sebut Fauzan sebagai Cheff Hotel Langkisau Resort Painan.

Jumlah peserta lomba tersebut terdiri dari 23 Nagari dari dua Kecamatan yakni Kecamatan Koto XI Tarusan dan Ampek Jurai. Tema hidangan masakannya adalah sajian serba ikan laut dengan ciri khas tradisional.

Sebelumnya kepada wartawan, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pessel, Zefnihan menjelaskan Festival kuliner adalah satu upaya dalam melengkapi ragam kuliner daerah.

Sehingga ketika wisatawan berkunjung dan ingin menikmati masakan tradisional pessel khususnya di dekat objek wisata menjadi bervariasi.

Contohnya gulai ikan dengan buah ambacang. Masakan ini merupakan masakan gulai tradisional yang sudah ada sejak dahulunya, sehingga patut dilestarikan sebagai ciri khas masakan daerah. (Niko)

Editor: Saribulih

Artikel lainnya

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Perusak Rumah Kontrakan di Jember Diduga Karena Pengaruh Miras

SPIRITSUMBAR.com, Jember – Parmenas atau Jau (20), Yakup (21), Samuel (24) dan Jak (23), saat ini ...