Beranda - Pariwisata - Destinasi - Pantai Kesirat, Keindahan Alam Yang Penuh Misteri
Riyon
Riyon

Pantai Kesirat, Keindahan Alam Yang Penuh Misteri

Print Friendly, PDF & Email

Oleh : Riyon

Untuk ke lokasi obyek wisata Pantai Kesirat setelah memarkirkan mobil yang sudah sediakan dan di kelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis ) Desa Gikerto. Lalu berjalan sekitar 100 meter ke bawah menuruti perbukitan dengan batu-batu karst yang bisa membahayakan telapak kaki. Karena banyak yang runcing-runcing  seperti karang laut.

Pantai Kesirat  tidak bisa si pengunjung menikmati sampai di tepi pantai, dikarenakan bentang alamnya  pinggir pantai perbukian sangat tinggi tebingnya curam  dan tejal. Para pengunung hanya bisa menikmati indahnya panorama bentang alam Samudera Indunesia dengan deburan ombak yang bergemuruh ganas memecah kesunyian pantai selatan, sepertinya penuh menyimpan misteri bergumul dengan warna air laut biru blau.

Para pengunjung/wisatawan domistik banyak mengabadikan keindahan pesona  pantai Kesirat,berselvi maupun dengan tustel.Di Pantai Kesirat masih sunyi senyap tidak ada orang menjual minuman maupun makanan , apalagi kalau perut terasa lapar tidak ada yang menjual nasi atau pecel lele/ayam penyet dan soto Wonosari yang terkenal itu, harus membawa bekal makanan dan minuman sendiri.



Sekitar 1 jam , saya melanjutkan ke Pantai Whohkudu. Jarak Pantai WhoKudu dengan Pantai Kesirat kurang lebih 4 km. Kendaraan roda empat maupun roda dua sudah disediakan area parkirnya, lalu berjalan sekitar 150 m arahnya sebelah kanan jalan aspal menuruni lereng bukit agak landai dan sampailah di panai Wohkudu yang benar-benar menakjubkan.

Pasir putihnya begitu bersih dari sampah, kulit-kulit kerang berserakan dibibir panai membaur dengan pasir putih.Ombak di pantai Wohkudu kalau malam airnya pasang sampai 4 m . Jadi para penujung agak jauh dari deburan ombak yang menerpa bibir pantai.Suara ombak lautpun gemuruh menerpa batu-batu karang dengan ukuran besar penghuni tetap pantai tersebut bahkan ada yang tingginya lebih 15 m dari permukaan laut.

Dipantai ini sudah tersedia toilet dan air besih  usaha masyarakat setempat. Sementara orang bejualan minuman ringan dan bakso juga sudah ada. Tetapi belum banyak para penjual itu masyarakat dari desa Girikerto sendiri, hanya memakai meja tak seberapa besar dan menggelar tikar saja. Para pengunjung disamping menikmati keindahan pantai,disini anak-anak ada yang mandi sebatas di pinggir pantai, sambil main pasir putih. Lokasinya dipantai yang dilapisi hamparan pasir putih, sebagai permadani kelebihan pantai Wohkudu.Jadi untuk keselamatan tetap terjaga lingkungan termasuk masalah sampah tetap terjagadengan baik. Para pengunjung juga mengabadikan baik dengan kamera foto maupun selvi .



loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Timnas Indonesia saat laga ujicoba melawan Myanmar (foto PSSI)

Hadapi Hongkong, Pembuktian Bagi Timnas Senior

Spiritsumbar.com – Tim Nasional Indonesia bertekad meraih kemenangan melawan Hongkong pada laga uji coba internasional ...