Beranda - Headline - Panpel Undur Jadwal Laga Semen Padang vs PSM Makasar
Nil Maizar
Nil Maizar

Panpel Undur Jadwal Laga Semen Padang vs PSM Makasar

Print Friendly

Spiritsumbar.com, Padang – PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator Liga 1, undur jadwal Semen Padang FC (SPFC) kontra PSM Makasar yang akan berlangsung di Stadion H. Agus Salim, Padang, Kamis (8/6/2017).

Sebelumnya, jadwal pertandingan akan berlangsung, Kamis (8/6/2017) pukul 20.30 wib. Namun, PT LIB mengundur pada hari yang sama pukul 21.00 wib.

“Pengunduran jadwal ini merupakan permintaan dari panitia pelaksana pertandingan SPFC. Karena jadwal semula yang ditetapkan PT. LIB sebagai operator yaitu 20.30 wib bertepatan dengan jadwal sholat Taraweh di Kota Padang. Surat permintaan pengunduran itu juga sudah dikirimkan ke pihak operator,” ujar media officer Semen Padang FC, Roni Valega, Rabu (7/6/2017).

Baca:

Hadapi PSM, Tim Semen Padang Bakal Main Habis Habisan

Semen Padang Tak Bakalan Pecat Nil Maizar

Dimundurkannya jadwal otomatis akan mengembalikan animo masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara langsung. Apalagi, pertandingan ini juga tidak disiarkan secara langsung oleh pemegang hak siar. Konon, mereka lebih memilih untuk menyiarkan secara langsung pertandingan antara PS TNI kontra Persija Jakarta, yang akan berlangsung dalam waktu yang sama.

Andi (19) salah satu pecinta Semen Padang mengaku, pada awalnya yang tidak akan menonton ke H. Agus Salim, langsung berubah pikiran. “Berhubung pertandingan dimundurkan pukul 21.00 wib, berarti shalat tarwih sudah selesai. Kita akan shalat tarwih saja di masjid sekitar H. Agus Salim,” ujarnya.

Pria tamatan salah satu SMK  di Bukittinggi ini, berharap menghadapi PSM Makasar, Tim Semen Padang segera bangkit untuk menggapai poin penuh. “Mudah-mudahan Semen Padang kembali pada penampilan terbaiknya agar bisa merengsek ke posisi puncak klasemen sementara,” ujarnya.

Saribulih

Editor : Saribulih

Artikel lainnya:

loading…


Baca juga:

loading…


Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Terkait Potensi Laut, Pemprov Sumbar Akan Back Up Mentawai

Spiritsumbar.com, Sikakap – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam hal ini Gubernur Irwan Prayitno akan memback ...