Beranda - ADVERTORIAL - Padang Terima Pataka, Wujud Motivasi Pembangunan
Gubernur Irwan Prayitno menyerahkan Pataka Kelurahan Berprestasi pada Wawako Padang, Emzalmi
Gubernur Irwan Prayitno menyerahkan Pataka Kelurahan Berprestasi pada Wawako Padang, Emzalmi

Padang Terima Pataka, Wujud Motivasi Pembangunan

Print Friendly, PDF & Email

Ny. Harneli MahyeldiSpirit Sumbar – Kota Padang kembali meraih prestasi bergengsi tingkat provinsi Sumatera Barat. Penghargaan tersebut berupa Pataka Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Pataka diserahkan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno kepada Wakil Walikota Padang, Emzalmi pada Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII dan HKG PKK ke-44 Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Lapangan Pulai, Nagari Sungayang, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, Senin (9/5/2016).

Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan menjadi kelurahan terbaik se-Sumatera Barat. Usai menerima Pataka, Wakil Walikota Padang, Emzalmi menuturkan bahwa prestasi yang diraih berkat kerjasama seluruh pihak. Tidak hanya perangkat di kelurahan dan kecamatan, akan tetapi juga dari mitra pemerintah lainnya seperti TP PKK, Karang Taruna dan sebagainya.

“Harapan kita, prestasi ini tidak saja di tingkat Sumatera Barat, akan tetapi juga sampai ke tingkat nasional. Untuk bersaing di tingkat nasional tentunya persiapan akan lebih dimatangkan lagi,” kata Emzalmi.

Selain itu, Emzalmi juga menyebut, prestasi yang telah diraih akan memberi motivasi dan menjadi penyemangat bagi masyarakat. Sehingga percepatan pembangunan di Kota Padang akan terus bergerak cepat. Serta dengan sendirinya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara paripurna.

Wawako Emzalmi dan Ketua TP PKK Kota Padang, Ny. Harneli Mahyeldi“Terimakasih kepada Tim Penggerak PKK, LPM serta seluruh elemen masyarakat di kelurahan dan kecamatan yang telah berperan aktif, mendorong seluruh kader dan warganya untuk berprestasi. Semoga dengan diterimanya penghargaan ini akan menjadi ibadah dan menjadi lebih baik ke depannya,” harap Wawako.

Selain menerima Pataka Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang juga menerima penghargaan prestisius lainnya. Penghargaan tersebut yakni juara pertama Pelaksana Terbaik Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Sumatera Barat. Penghargaan ini disematkan kepada Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua LPM Padang Sarai.

Tidak hanya itu, penghargaan lain yakni juara pertama Lomba Cipta Menu PMTAS juga diraih Kota Padang. Penghargaan milik Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo ini diterima Ketua TP PKK Kota Padang, Ny. Harneli Mahyeldi.

“Kita mengucap syukur PMTAS menjadi juara pertama. Harapan kita nantinya juga dapat meraih prestasi di tingkat nasional. Kami mengucapkan terimakasih kepada Walikota dan Wakil Walikota yang telah memberi support sehingga dengan pencapaian ini Kota Padang terus dikunjungi oleh daerah lain,” ungkap Ketua TP PKK Kota Padang, Ny Harneli Mahyeldi.

Wawako Emzalmi saat akan menerima Pataka Kelurahan berprestasiTerkait dengan peringatan HKG PKK ke-44, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny Nevi Irwan Prayitno berpesan kepada seluruh TP PKK di kabupaten / kota agar terus bekerja tanpa pamrih. Serta selalu menimba ilmu.

“Karena perkembangan ilmu pengetahuan dan tekonologi menuntut kita menyesuaikannya. Kembangkan terus kerjasama dengan berbagai pihak untuk kelangsungan PKK,” ajaknya.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dalam arahannya mengapresiasi TP PKK dan seluruh pihak yang berperan aktif dalam BBGRM. Menurutnya, yang paling banyak bergerak aktif dalam BBGRM yakni kader-kader TP PKK.

“Saya ingin kebersamaan ini menjadi budaya kita, orang timur lewat gotong royongnya. Inilah bukti kebersamaan. Banyak program pemerintah yang sukses berkat gotongroyong, namun banyak juga program pemerintah yang gagal tanpa gotongroyong. Selamat kepada seluruh pemenang kali ini,” tukas gubernur (Adv)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Selebrasi pemain Timnas Indonesia usai menciptkan gol ke gawang Vanuatu (foto pssi)

Sarangkan 6 Gol, Timnas Indonesia Begitu Perkasa Bagi Vanuatu

SPIRITSUMBAR.com – Timnas Indonesia senior sukses mencukur Vanuatu dengan 6 gol tanpa balas pada laga ...