Senin , 16 September 2019
Beranda - Pariwisata - Destinasi - Pacu Investasi, Pemko Padang Panjang Ajukan Ranperda Insentif
Kuliner, salah satu peluang investasi di kota Padang Panjang. (foto Yetti Harni)
Kuliner, salah satu peluang investasi di kota Padang Panjang. (foto Yetti Harni)

Pacu Investasi, Pemko Padang Panjang Ajukan Ranperda Insentif

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Ranperda Pemberian insentif dan kemudahan berinvestasi di Padang Panjang diajukan oleh Walikota Fadly Amran kepada DPRD setempat, pekan lalu. Itulah upaya terbaru Pemko Padang Panjang dalam meningkatkan minat pemilik modal untuk berinvestasi di Kota Serambi Mekah tersebut.

Sebab, sebelumnya Pemko Padang Panjang lewat Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) pimpinan Ewasoska itu, sudah punya produk kajian investasi hasil kerjasama dengan Unand Padang pada 2017. Dari hasil kajian itu diketahui cukup banyak peluang investasi di kota kecil 23 KM tersebut.

Terkait pengajuan Ranperda Pemberian insentif dan kemudahan investasi, pada prinsipnya disambut positif oleh pihak DPRD. Tapi dalam berinvestasi tadi, selain perlu memperhatikan keberadaan Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekah, dan aspek lingkungan hidup, juga diharapkan akan bisa menyerap tenaga kerja lokal.



Walikota melalui Wakil Walikota Asrul pada rapat pleno DPRD berikutnya, menanggapi semua masukan tadi akan jadi perhatian Pemko. Untuk diketahui, upaya peningkatan investasi di Kota Padang Panjang ke depan sejalan untuk memacu percepatan pembangunan dan kemajuan daerah, juga peningkatan ekonomi warganya.

loading…


Sebelumnya, sesuai hasil kajian potensi ekonomi Padang Panjang oleh Fekon Unand Padang pada 2017, peluang investasi di kota ini cukup banyak. Diantaranya, pendirian sekolah/perguruan tinggi, hotel, kuliner, perumahan pola bertingkat (Rusunami untuk ekonomi menengah ke bawah, apartemen untuk menengah ke atas) karena lahan terbatas.

Berikut, sapi perah dan aneka produk hilirnya, budidaya ikan air tawar, restoran/kuliner, perdagangan, kerajinan (bordir, sulaman & kulit), air mineral kemasan, pembangkit listrik hydro. Dan yang lebih hebat, lewat kekayaan deposit batu kapurnya (jika bisa ditambang) bisa jadi bahan baku produk semen, cat tembok, pasta gigi hingga lipstik.

Untuk diketahui, Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) tentang Pemberian insentif dan kemudahan berinvestasi di Padangpajang diajukan ke DPRD oleh Walikota Fadly bersamaan dengan 4 Ranperda lain. Ke-4 Ranperda lain itu terdiri Ranperda Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD-2018.

Berikut, revisi Perda No.17/2009 Administrasi kependudukan, Perda Pelayanan pemerintahan secara elektronik, revisi Perda No.9/2015 Pembentukan Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Pemko Padang Panjang. Revisi Perda No.9/2015 berisi pembentukan Dinas Pemuda Olahraga dan dinas terkait pengelolaan program KB.(Yetti Harni).



loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PKKS, Siapa Takut

SPIRITSUMBAR.com, Padang Panjang – Menindaklanjuti dikeluarkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 tahun 2018 ...