Beranda - Berita Pilihan - Napi Lapas Dharmasraya Babak Belur
Napi Dharmasraya yang menjadi korban pengeroyokan oleh sesama narapidana
Napi Dharmasraya yang menjadi korban pengeroyokan oleh sesama narapidana

Napi Lapas Dharmasraya Babak Belur

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Pulau Punjung
Seorang nara pidana (Napi) Lapas kelas III Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat, babak belur, akibat mendapat pukulan oleh sesama napi dalam lapas tersebut.

Akibatnya korban saat ini di rawat secara intensif di ruangan bedah RSUD Sungai Dareh.

Peristiwa pengeroyokan sesama napi di Lapas kelas III Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat ini dibenarkan oleh Kepala binaan Lapas kelas III Kabupaten Dharmasraya, Ahmad Junaedi di rungannya, Rabu (8/8/2018).



Dia membenarkan telah terjadi pengeroyokan sesama warga binaan Lapas kelas III Kabupaten Dharmasraya. Peristiwa itu ujarnya,  terjadi pada Minggu, (5/8/2018).

“Kami baru tahu setelah kegiatan senam poco poco yang diadakan serentak di seluruh Indonesia pukul 06.00 pagi. Setelah melakukan senam poco poco seperti biasa, kemudian melaksanakan kebersihan di kamar dan lingkungan dalam Lapas,” ujarnya.

Tiba tiba tanpa diduga, sekitar 07.15 wib  kemudian beberapa orang warga binaan pemasyarakatan  (wbp) menyerang saudara Robert (40). Robert merupakan warga binaan asal Sumatera Utara yang menjalani hukuman dalam kasus narkoba,” ujarnya.

Dia mengaku dengan keterbatasan anggota lapas dan kesigapan anggota kami pada peristiwa tersebut, saudara Robert dapat di selamatkan dan di larikan ke RSUD Sungai Dareh untuk menjalani perawatan.

Dia menduga unsur sementara ini sakit hati. “Mengenai motif yang sebenarnya dalam penyelidikan,” ujarnya.

Saat ini Robert dalam perwatan di ruangan Bedah RSUD Sungai Dareh. “Kami cukup prihatin sekali dengan peristiwa tersebut.  Pengeroyokan sesama warga binaan Lapas, telah merusak nama baik Lapas kelas III Kabupaten Dharmasraya,” ujarnya.

Dia berharap semoga fasilitas bangunan dan anggota ditambah untuk pengamanan di Lapas Dharmasraya. “Semoga kejadian ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang. Karena Lembaga Pemasyarakatan  adalah tempat untuk melakukan pembinaan terhadap bisa narapidana (napi) atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), ” ujarnya.

Menurutnya warga binaan bisa juga yang statusnya masih tahanan, untuk dibina.  Kemudian kembali lagi di tengah masyarakat dan keluarga,” ucap Kepala binaan Lapas kelas III Kabupaten Dharmasraya, Ahmad Junaedi (Eko)



loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Indonesia vs Hongkong

Hanif Datang, Indonesia Langsung Juara

Spiritsumbar.com, Bekasi – Timnas U-23 Indonesia mengalahkan timnas U-23 Hong Kong 3-1 pada laga pamungkas ...