Beranda - Headline - Musisi Nedi Gampo Meninggal Dunia

Musisi Nedi Gampo Meninggal Dunia

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Khabar duka menyelimuti dunia hiburan Ranah Minang Sumatera Barat. Pagi ini, Seniman legendaris ranah minang yang mempunyai ciri khas komedi Nedi Gampo meninggal dunia, Kamis (28/2/2019) di Rumah Sakit Ibnu Sina Padang sekitar pukul 07.30 WIB dalam usia 54 Tahun.

Pria lahir di Tanah Datar 23 April 1965 yang mempunyai nama asli Nedi Erman ini tidak hanya dikenal sebagai penyanyi yang mampu mengocok perut pendengarnya, Nedi gampo dikenal juga sebagai pencipta lagu handal. Puluhan album lagu telah dihasilkan Nedi Gampo selama hidupnya, tahun 1993 merilis album Sagalo Gadang, Pisau Silet (1995), Aki Suak (1996), Jawinar (1998) dan lain sebagainya.

Menurut Pen Basa yang merupakan adik kandung almarhum kepada awak media di rumah duka di Parak Juar Nagari Baringin Kecamatan Lima Kaum Tanah Datar, membenarkan Nedi Gampo meninggal dunia di rumah sakit.

“Keluarga besar kami sangat merasa kehilangan, padahal beliau sebelum menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit, empat hari lalu masih sempat show di Tanjung Pinang,” sampainya.

Pen Basa di kesempatan itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Tanah Datar maupun Sumatera Barat dan pengemar Nedi Gampo dimanapun berada apabila ada kesalahan kakaknya selama hidupnya.

“Menurut rencana, kami keluarga besar akan membesuk beliau kamis pagi ini, namun takdir berkata lain, beliau sudah mendahului kita semua, kami ikhlaskan dan mohon maaf kepada semua atas kesalahan beliau semasa hidup, dan beliau akan ditanam di pandam pakuburan keluarga di pincuran tujuh,” tukasnya.

Sementara itu Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi juga melayat ke rumah duka di Jorong Parak Juar menyampaikan turut berduka cita atas berpulangnya salah seorang musisi terbaik asal Tanah Datar.

“Kita tentu merasa kehilangan atas wafatnya seorang musisi handal dan kebanggaan kita. Beliau memang pantas menjadi contoh bagi musisi lainnya, baik dari sikap dan perilakunya, juga dari karya yang dilahirkannya dalam mewarnai dunia seni di ranah minang,” sampai Irdinansyah.

Diakhir penyampaiannya Irdinansyah berdoa semoga arwah almarhum di tempatkan di tempat terbaik di sisi yang maha kuasa. “Kita doakan beliau termasuk dalam penduduk sorganya Allah SWT, dan berharap keluarga yang ditinggalkan tetap tabah, tawakal dan sabar menghadapi semua ini,” pungkas Bupati. (David/Salih)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

GRMS Potensi Investasi Sektor Pariwisata

Oleh: Riyon. Lengkap sudah pemenuhan persyaratan sesuai Perpres N0.9 Tahun 2019 tenang Pengembangan Geopark (Taman ...