Beranda - Berita Pilihan - Musda IJTI Sumbar Diisi Seminar Berita Hoax

Musda IJTI Sumbar Diisi Seminar Berita Hoax

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Sumatera Barat bakal menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-III, Sabtu, 28 April mendatang.

Musda digelar sejalan dengan berakhirnya masa kepengurusan periode 2015-2018 yang saat ini dipimpin John Nedy Kambang.

Panitia Pelaksana Musda ke-III IJTI Sumbar, Andri Saputra menyebutkan, pelaksanaan Musda akan diawali seminar tentang Hoax. Pembahasan tentang kabar bohong itu akan menghadirkan sejumlah pembicara.

Selain Ketua Umum IJTI Pusat, Yadi Hendriana, seminar juga akan menghadirkan Kpaolda Sumbar, Irjen.Pol.Fakhrizal, Anggota Dewan Pers Imam Wahyudi dan Kepala Biro Multimedia Mabes Polri, Brigjen.Pol.Rikwanto

Andri menjelaskan, Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan literasi jurnalis, dalam mengenali berita hoax, apalagi saat ini sedang berlangsung sejumlah rangkaian Pilkada serentak 2018.

“Kampanye politik rentan terhadap informasi dan berita hoax, dan jurnalis salah satu yang berpotensi untuk memproduksi berita hoax itu. Kita berharap gelaran acara ini bisa meningkatkan kemampuan kita untuk memahami lebih jauh berita-berita bohong tersebut,” jelas Kontributor RtV Sumatera Barat ini.

Musda sendiri rencananya akan dibuka oleh Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit. Selain seminar juga bakal digelar pemilihan Ketua IJTI Sumbar, periode 2018-2021. Sejumlah nama diperkirakan bakal maju, termasuk petahana. (Rel)

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pilkada Serentak 2020 Tanpa Kampanye Akbar

  Spiritsumbar.com,Solok- Penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 berbeda dengan Pikada sebelumnya, karena dilakukan ditengah pandemi Covid-19. Namun ...