Beranda - Berita Pilihan - Muhayatul Apresiasi Rumah Tahfidz Habibah

Muhayatul Apresiasi Rumah Tahfidz Habibah

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Walau seumur jagung, Rumah Tahfidz Al Qur’an Habibah di Tapan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat langsung eksis menciptakan para hafidz (penghafal) Al Qur’an yang handal.

Hal menimbulkan rasa penasaran Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat, Muhayatul untuk berkunjung ke Rumah Tahfidz Al Qur’an Habibah yang berdiri dan diresmikan tanggal 31 Juli 2018.

Ini berarti Muhayatul telah melihat secara langsung terhadap yang luar biasa pada  Rumah Tahfidz Al Qur’an Habibah yang baru berusia 6 bulan ini.

“Dengan usia sedini itu, Rumah Tahfidz Habibah sudah memiliki santri 85 orang.  Yan g terbagi dalam 3 kelompok belajar,” ujar Muhayatul.

Kelompok al Qur’an 28 Santri, kelompok iqra’ 1 berjumlah 20 santri dan kelompok iqra’ 2 berjumlah 37 Santri.

“Yang menariknya di sini anak yatim dan piatu dan santri tidak mampu di gratiskan. Bahkan di bantu transportnya setiap bulan dan juga seragamnya dibantu dengan cara minta bantuan kepada donatur yang tidak mengikat,” ujar ustadzah Ovi Sanggar Diana, pendiri dan pengasuh Rumah Tahfidz Al Qur’an Habibah dihadapan Muhayatul.

Muhayatul yang juga Caleg DPRD Sumbar nomor urut 2 dari PAN ini menyampaikan harapan besarnya dan rasa syukur atas hadirnya Rumah Tahfidz Al Qur’an Habibah di Tapan kabupaten pesisir selatan ini.

Muhayatul menyampaikan dalam sambutannya Semoga terwujud generasi islam cinta Qur’an yang hafidz dan hafidzah, Santun dan ber-akhlaq mulia.

“Mari kita hafal Al Qur’an ini dan kita amalkan dan kita jadikan pedoman dalam menjalani hidup agar kita selamat di dunia dan selamat di akhirat, ” ujar Muhayatul yang di sambut dengan kalimat takbir oleh para Santri.

Kepada para guru Muhayatul berharap jadikan ini sebagai ladang ibadah. “Inshaa Allah pahala akan mengalir terus tiada henti karena pengabdian para guru ini termasuk kepada ilmu yang bermanfaat” ujarnya yang di sambut dengan senyuman oleh para guru yang hadir pada saat itu.

Kepada pengasuh, ustadzah Ovi Sanggar Diana Muhayatul berharap segera mengurus legalitas Rumah Tahfidz Al Qur’an Habibah ini agar lebih mudah mendapatkan bantuan dari instansi dan lembaga donor lain sehingga ke depan rumah tahfidz ini tumbuh dan berkembang pesat menjadi lembaga pendidikan besar yang mampu menampung santri lebih banyak serta berqualitas tinggi. (Rel)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Karakter Dalam HOTS Matematika

Oleh : Ike Fitri Wardani  (Guru SMAN 1 Timpeh) Beberapa peristiwa fenomenal mengejutkan baru-baru ini ...