Selasa , 24 September 2019
Beranda - Headline - MKC II, Sungayang dan Guguak Tuan Rumah 8 Besar

MKC II, Sungayang dan Guguak Tuan Rumah 8 Besar

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Delapan tim bakal kembali berlaga dalam lanjutan final Minangkabau Cup (MKC) II tahun 2018/2019.

Ke delapan tim akan dibagi dalam 2 grup sesuai dengan hasil yang telah mereka peroleh pada babak 16 besar. Mereka akan bertarung untuk menggapai semifinal tanggal 9-12 Maret 2019.

Grup M, terdiri dari Padang Panjang Timur (juara grup I), Sutera (Runner up Grup J), Talawi  ((Juara Grup L) dan tuan rumah Sungayang (Juara Grup K). Pertandingan akan dilangsungkan di Lapangan Pulai, Sungayang, Tanah Datar.

Sementara Grup N yang akan bertanding di Gelora Bakti, Tanjung Pati, Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota bakal diisi tuan rumah Guguak (Runner up Grup I), Akabiluru (Juara Grup J), V Koto Kampung Dalam (Runner up Grup K) dan Kuranji (Runner up Grup L).

Sekretaris Panitia Minangkabau Cup II, Nofi Sastera mengatakan dipilihnya Sungayang dan Guguak sebagai tuan rumah babak 8 besar TK lepas dari nilai plus yang dimiliki kedua daerah tersebut. Menurutnya, ke delapan tim menawarkan diri sebagai tuan rumah, namun dua daerah tersebut memiliki nilai lebih.

“Panitia membuka kesempatan sebagai tuan rumah kepada tim yang lolos bidding. Semua tim menawarkan diri, namun disepakati kedua daerah tersebut. Lantaran menawarkan fasilitas yang lebih,” ujarnya di Padang, Kamis (7/3/2019)

Sementara, Ketua Harian MKC II, Hardimen Koto menambahkan banyak hal yang menarik sejak turnamen ini bergulir. Di gelaran kali ini bakal melahirkan juara baru, lantaran juara bertahan sudah tumbang di babak penyisihan. Selain itu, dua tim yang lolos ke babak 8 besar, Sungayang dan Talawi merupakan tim yang belum kalah.

“Begitu juga, Sutera yang merupakan peringkat ketiga di Pessel berhasil masuk ke 8 Besar. Sedangkan, juara grup Lengayang dan Runner up Minangkabau Cup I, Bayang sudah tersisih” ujarnya.

Sekedar diketahui, Minangkabau Cup II tahun 2018/2019 telah bergulir sejak 15 Desember 2018. Turnamen diikuti 160 dari 179 kecamatan yang ada di Sumatera Barat.

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Limapuluh Kota Kembali Gelar Diklat Cakepsek

SPIRITSUMBAR.com, Limapuluh Kota – Dalam rangka memenuhi kebutuhan jumlah kepala sekolah di jenjang pendidikan dasar ...