Beranda - Pariwisata - Destinasi - Mematangkan Masterplan Geopark Silokek
Riyon
Riyon

Mematangkan Masterplan Geopark Silokek

Print Friendly, PDF & Email

Oleh Riyon.
Hot isu di Ranang Minang saat  ini bukan masalah Pilkada, tetapi upaya memajukan kepariwisataan Sumatera Barat (Sumbar). Dibomingkannya pencanangan 9 titik geopark kebanggaan kunjungan pariwisata alam Ranah Minang.

Yang semakin menggeliat mengenai geopark adalah Kab. Sijunjung, dimana Silokek dalam pengembangan masa selanjutnya dijadikan geopark masuk dalam 9 titik di Ranah Minang ini.

Ketua Tim Geopark Silokek diberikan kepercayaan oleh Bupati Sijunjung Drs. H. Yuswir Arifin, MM. Dt. Indo Marajo adalah  Sekda Kab. Sijunjung,  Zefnihan, AP.MSi., ada alasan tepat.

Karena sebelum jadi Sekda, Zefnihan merupakan  Kadis Pariwisata di Kab. Pesisir Selatan. Dengan keberhasilannya mengembangkan Wisata Mande menjadi geopark tingkat nasional sampai Presiden Djoko Widodo melakukan kunjungan tahun 2017 lalu.



Salah satu langkah dengan melakukan kerjasama dengan Ketua Geopark Ranah Minang Prof. Ir. Febrian Anas, MT, juga bekerjasama dengan Unand, Lipi dan ITB.Termasuk menjaring esiklopedi data akurat baik wisata alam, relegi, budaya dan kuliner di kawasan area pencanangan geapark Silokek dengan komunitas masyarakat Kab. Sijunjung.

Artikel Lainnya

loading…


Termasuk untuk di internal Kab. Sijunjung,  juga bekerjasama dengan Forum Kabupaten Sijunjung Sehat (salah satu LSM mitra Pemda Kab Sijunjung), penggiat senior pelaku penyelamat lingkungan Kab. Sijunjung, para Walinagari yang daerahnya ada potensi wisata alam yang masuk dalam kawasan geopark Silokek , dan kelompok-kelompok Sadar Wisata (Sadarwis)di Nagari maupun di kecamatan –kecamatan.

Ini ditindaklanjuti Kamis (5/7/2018)dengan urun rembug  ( memberi masukan) tercapainya geoprak Silokek digelar Focus Group Discussion (FGD)  Pengembangan Geopark Silokek yang langsung dihadiri oleh Ketua Geopark Ranah Minang Prof.Ir. Febrian Anas.MT, Kepala Litbangda Prov . Sumbar Dr. Reti Wafda.MTP, Pakar Geologi Ir. Dian Hardiansyah,ST.MT, Dr. Tesri Meideliza .MSc pakar Biologi, Hasanuddin Dekan FIB ketiga pakar ini semua dari Unand.

Lalu dari Kab. Sijunjung hadir disamping Bupati Sijunjung Drs. H. Yuswir Arifin.MM.Dt.Indo Marajo, Ketua DPRD Yusni Darti SH.MM, para stakeholder yang tekait geopark Silokek, FKSS, orang teknik lingkungan Penggiat Senior Komunitas Ketahanan  Lingkungan penemu anggrek hitam di Kab. Sijunjung pak Priyono, para Walinagari, kelompok sadarwis, budayawan di Kab. Sijunjung.

Tujuan diadakan FGD Pengembangan Geopark Silokek tersebut secara ringkas dalam kesimpulanya, menjaring masukan-masukan dari para peserta yang diundang memberikan masukan untuk pengembangan geopark Silokek yang antara lain aset wisata , baik wisata alam, relegius, kuliner dan budaya, lalu dihimpun sebagai bahan kajian pembuatan masterplan. Terwujudnya dan terealisasinya geopark Silokek ke tingkat nasional,adalah usaha kita bersama bagaimana memacu terealisasi pengakuan geopark Silokek terdaftar ke tingkat nasional,kata Bupati Sijunjung H. Yuswir ArifinDt. Indo Marajo.

Pengembangan terwujudnya geopark Silokek selain bekerjasama dengan Unand, LIPI termasuk dengan ITB.,tetapi masukan dari internal  masyarakat Kab.Sijunjung itu sendiri sangat dibutuhkan. Di beberapa Nagari, seperti di Silokek memang sudah ada yang namanya Kelompok Sadar Wisata.

Tetapi  perlunya mengkredibilitaskan Pok Darwis ini. Tentunya dengan training-training menambah kemampuan SDM, sebagai pemandu wisata. Didalam peningkatan kualitas SDM Pokdarwis, perlu dipahami adanya pembentukan-pembentukan bidang wisata, memang induknya PokDarwis di Nagari sebagai pembinanya tentu perlu pembinaan dari Pok Darwis Kab. Sijunjung. Apakah Ini Sudah terbentuk dan juga dari institusi terkait yang menangani kepariwisataan memberikan pelatihan sesuai bidang objek wisata masing-masing?.

Sebagai contoh di bentuknya komunitas pemandu wisata seperti adventurir, arung jeram,komunitas panjat tebing, penyelusuran ngalau/goa,komunitas pemanu wisata fasif berbahasa inggris atau bahasa lainnya ini sangat dibutuhkan.

Lalu komunitas biologi tenang kekayaan keanekaragaman hayati dan lainnya, itu memang harus dibentuk. Artinya pembagian tugas sesuai bidang yang sudah ditetapkan masing-masing . Ada juga nantinya kelompok ojek menuju geopark Silokek dari Muaro Sijunjung siap mengantarkan ke Musiduga.



Jangan lupa untuk ketahanan sanitasi tentu harus hadir kelompok sanitasi, baik pengelolaan sampah maupun pemeliharaan dan perawatan kawasan geopark Silokek yang dimana banyak di kunjungi para pendatang/wiatawan harus tetap terjagakebersiannya dan segala macam aturannya.

Semoga uraian diatas ini sebagai bahan masukan kelengkapan pembuatan masterplan geopark Silokek. Kita tidak bisa dalam Pokdarwis beberapa orang merangkap-rangkap pemandu wisata lainnya, harus ditentukan sesuai pengalaman orang tersebut.

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pemkab Muara Enim belajar e-warung

Muara Enim Pelajari e-Warung Pemko Padang

SPIRITSUMBAR.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjadi acuan bagi pemerintah daerah di Indonesia. Kali ...