Beranda - Pendidikan - Artikel - MBS Dalam Penerapan Kurikulum 2013

MBS Dalam Penerapan Kurikulum 2013

Print Friendly, PDF & Email

Oleh : Donni Saputra (Kepala SDN. 12 Api- Api Kecamatan Bayang Pesisir Selatan)

Untuk menata sebuah sekolah dalam mencapai tujuan, sudah tentu kepala sekolah tersebut perlu perencanaan dan Manajemen keterlaksanaannya secara maksimal. Manajemen merupakan sesuatu yang mendasari semua kegiatan dalam suatu organisasi. Dengan adanya manajemen maka diharapkan suatu organisasi dapat mencapai tujuan yang diinginkan.

Banyak cara yang dilakukan seorang kepala sekolah untuk memenej sekolah, salah satu ada yang dinamakan dengan Manajemen Berbasis Sekolah atau MBS. Sebenarnya  apa MBS itu?

Menurut Nurkolis (2006: 11) mengemukakan bahwa Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) adalah model pengelolaan sekolah dengan memberikan kewenangan yang lebih besar pada tingkat sekolah untuk mengelola sekolahnya sendiri secara langsung.

Menurut Sudarwan Danim (2005) MBS dapat didefinisikan sebagai suatu proses kerja komunitas sekolah dengan cara menerapkan kaidah-kaidah, otonomi, akuntabilitas, partisipasi, dan sustainabilitas untuk mencapai tujuan penddikan dan pembelajaran secara bermutu.

Sementara Mulyasa (2002), menjelaskan bahwa Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)  merupakan suatu konsep yang menawarkan otonomi pada sekolah untuk menentukan kebijakan sekolah dalam rangka meningkatkan mutu, efisiensi, dan pemerataan pendidikan agar dapat mengakomodasi keinginan masyarakat setempat serta menjalin kerja sama yang erat antara sekolah masyarakat dan pemerintah.

Dapat disimpulkan bahwa Manajemen Berbasis Sekolah itu adalah suatu konsep yang memberikan kewenangan yang lebih besar pada sekolah, untuk mengelola sekolahnya sendiri secara langsung. Juga, untuk menentukan kebijakan sekolah dalam rangka meningkatkan mutu, efisiensi, dan pemerataan pendidikan. Agar dapat mengakomodasi keinginan masyarakat setempat serta menjalin kerja sama yang erat antara sekolah masyarakat dan pemerintah.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan pemerintah menerapkan Kurikulum 2013, Sebagai Dasar pelaksanaan kurikulum 2013 adalah Peraturan Pemerintah no. 32 tahun 2013 tentang perubahan PP no. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Pada PP no. 32 tahun 2013 menjelaskan tentang perubahan kurikulum, khususnya pada 4 standar nasional yaitu Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Isi (SI), Standar Proses, dan Standar Penilaian

Dengan berubahnya kurikulum yang dilaksanakan di sekolah, sudah tentu mendapat masalah dan tantangan dalam penerapannya di sekolah.

Halaman

[  1  ]    [  2  ]

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Dalam Satu Malam, Dua Pengedar Narkoba Diciduk Polres Dharmasraya

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Dalam satu malam anggota Satuan Resnarkoba Polres Dharmasraya, mengamankan dua orang yang ...