Beranda - Pendidikan - Apresiasi - Manifestasi Nilai-Nilai Ramadhan
Kapolres Sijunjung AKBP Imran Amir saat Safari Ramadhan
Kapolres Sijunjung AKBP Imran Amir saat Safari Ramadhan

Manifestasi Nilai-Nilai Ramadhan

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Muaro Sijunjung – Sholat Idul Fitri tahun 1438H/2017 yang biasanya dipusatkan di lapangan M. Amir,SH Muaro Sijunjung terpaksa urung, Minggu (25/6/2017) .

Pasalnya pagi sekitar jam 07.00 Wib di Muaro Sijunjung hujan. Solat dilaksanakan di 2 masjid yaitu Masjid Taq’wa dan Masjid Istiq’lal. Bupati Sijunjung Drs. H. Yuswir Arifin.MM.Dt. Majo Indo, Wabub H. Arrival Boy,SH, Kapolres Sijunjung AKBP Imran Amir,SIK.MH serta Dandim 0310/SSD Letkol (Inf) Imran Amir,SIP, para pejabat OPD Pemdakab Sijunjung sholat di Masjid Istiq’lal.

loading…


Meskipun diguyur hujan tak mengurangi niat masyarakat Muaro Sijunjung melaksanakan sholat Idul Fitri 1438H/2017 baik di Masjid Istiq’lal maupun di Masjid Taq’wa.

Sebelum acara sholat dimulai terlebih dahulu sambutan ketua panitia pelaksana,M. Hasbi,SPd jabatan Kabag Kesra Pemda Kab Sijunjung. Dari sambutan Bupati Sijunjung H. Yuswir Arifin,disamping memberikan informasi kapada para jama’ah, atas nama Bupati Sijunjung mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1438 H/2017, Mohon Ma’af Lahir dan Batin.

“Mari kita rayakan hari raya dengan kemenangan.Juga apresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan, selaku pimpinan daerah kami  apresiasi atas keberhasilan kerja sangat baik didalampertanggungjawaban nota keuangan  oleh BPK,berhasil pendapatkan  penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada 6 Juni 2016 lalu.Kab Sijunjung dari 300 Kabupaten  di Indonesia berada di rangking 100.

Bupati.H. Yuswi Arifin juga memberikan informasi, pembangunan jalur rel keretaapi sampai di Muaro Sijunjung inshalloh terealisasi 2019 mendatang.Juga informasi kepada masyarakat di Muaro Kota Pertemuan akan dibangun Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan (RTHKP) dengan dilengkapi taman kota.

Khutbah Idul Fitri 1438H/2017,dengan judul “Manifestasi Nilai-Nilai Ramadhan” oleh Dr.Irman.S.AG.M.Pd Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab & Dakwah (IAIBN atu Sangkar),sagian kutipan antara lain, pesan pertama Ramadhan adalah pesan moral. Artinya , kita harus selalu mawas diri pada musuh besar umat manusia, yakni hawa nafsu sebagai musuh yang tidajk pernah damai.Rasululluh bersabda : Jihad yang paling besar adalah jihad melawan diri sendiri(hawa nafsu).

Buya Irman memaparkan yang dikatakan oleh Al-Ghazazali : bahwa pada diri manusia terdapat empat sifat. Tiga sifat berpotensi untuk mencelakakan manusia dan satu sifat mengantarkan manusia menuju pintu kebahagiaan. Sifat pertama kebinatangan, tanda-tanda sifat ini menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan tanpa rasa malu.

Kedua, sifat buas: tanda-tandanya kebanyakan kezaliman dan sedikit keadilan. Yang kuat selalu menang sedangkan yang lemah selalu kalah. Ketia sifat syaitaniyajh; tanda-tandanya mempertahankan hawa nafsu yang menjatuhkan martabat manusia. Jika ketiga sifat ini lebih dominan atau lebih mewarnai sebuah masyarakat niscaya akan terjadi sebuah perubahan tatanan sosial yang sangat menghawatirkan. Dimana keadilan akan tergusur oleh kezaliman.Kebenaran akan terpinggirkan oleh keburukan dan kebaikan menjadi sesuati yang terasing, ketaatan dikalahkan oleh kemaksiatan dan seterusnya.

Sedangkan satu-satunya yang membahiakan anadal sifat rububiyah ditandai dengan keimanan, ketaqwa’an  dan kesabaran yabng telah kita bina sepanjang Ramadhan. Orang-orang yang dapat mengoptimalkan dengan baik sifat rububiyah didalam jiwanya niscaya jalan hidupnya disinari oleh cahaya Al-Qur’an, perilaku dihiasi akhaqul karimah dan ia akan menjadi insan mutaqin. Usai sholat  Idul Firti Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung menghadiri acara Open House di Balairung Lansek Manih.

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


Artikel lainnya:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Dua dari tiga pelaku Narkoba di Dharmasraya

Dalam Satu Malam, Polres Dharmasraya Cokok Tiga Pengedar Narkoba

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya – Dalam satu malam, tiga orang pemuda diduga pemakai dan pengedar narkoba di ...