Beranda - Berita Pilihan - Maling Gasak Permata Cell
Permata Celuler Solok Selatan
Permata Celuler Solok Selatan

Maling Gasak Permata Cell

Print Friendly, PDF & Email

Maling membongkar paksa konter HP milik Yon Haz di Simpang Limo Koto Baru Muaralabuh. Bahkan, 14 unit  Handphone (HP) Android, rokok berbagai merk, kartu perdana dan berbagai jenis barang dagang lainnya habis digondol maling.

Yon Haz pemilik conter Permata Cell mengaku mengetahui setelah seorang warga bernama Edi melaporkan bahwa pintu konternya sudah terbuka. Karena biasanya conter dibuka sekira pukul 10.00  siang. Mendapat informasi, Yon Haz langsung ke conter, alangkah kagetnya  melihat isi konter sudah kosong. Pada saat itu juga Yon Haz melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungai Pagu.

Dengan adanya laporan kejadian itu, maka anggota Polsek turun ke tempat kejadian peristiwa (TKP) untuk melihat dan menyelidiki kejadian pengupakan conter tesebut.

Dalam tahun 2018, masalah kemalingan di Kenagarian Koto Baru ini sudah sering terjadi. Bahkan, Bahkan 8 bulan lalu, juga terjadi pengupakan conter Yon Haz pada itu, kerugian waktu mencapai  Rp 37 Juta.  Sedangkan pada peristiwa kali ini, Yon Haz mengalami kerugian Rp 17 juta lebih.

Khusus peristiwa kemalingan yang menimpa Yon Haz pada 8 bulan lalu sudah ditangani Polsek Sungai Pagu. Namun sampai saat sekarang tidak ada tindak lanjutnya untuk menangkap pelaku.

Yon Haz mengaku pengupakan terhadap conternya sudah terekam CCTV. Dimana para pelaku di sekitar TKP yang diduga berjumlah 7 orang. Namun, yang diduga para pelaku masih berkeliaran di Muaralabuh ini.

Bukan itu saja, selama tahun 2018, juga terjadi kehilangan 4 unit sepeda motor di masjid Raya Kotobaru. Peristiwa kehilangan terjadi ketika orang sedang melaksanakan shalat subuh di masjid tersebut. Namun tak satupun terungkap siapa pelakunya.

Atas peristiwa itu, masyarakat Kotabaru sudah merasa resah dan bahkan merasa tak nyaman lagi di lingkungan tempat tinggalnya. (Arun)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Di DPRD Dharmasraya Hanya 6 Orang Berwajah Lama

SPIRITSUMBAR.com, Dharmasraya KPUD Dharmasraya, tetapkan 30 calon anggota dewan terpilih serta perolehan kursi masing-masing Parpol.yang ...