Selasa , 25 Februari 2020
Beranda - Berita Pilihan - Mahyeldi Paparkan Revolusi Industri 4.0
Mahyeldi bersama narasumber laiinya
Mahyeldi bersama narasumber laiinya

Mahyeldi Paparkan Revolusi Industri 4.0

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Padang – Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP mendapat kehormatan dengan didapuk memberikan orasi ilmiah pada acara Wisuda S1 Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Kebangkitan Islam Sumatera Barat (STAI-YKI Sumbar) Angkatan ke-XXII di Hotel Axana Padang, Kamis (26/12/2019).

Adapun tema dari materi yang disampaikan orang nomor satu di Kota Padang itu yakni, “Orientasi Pengembangan Pendidikan Agama Islam Dalam Konteks Revolusi Mental Guna Menghadapi Revolusi Industri 4.0”.

Mengawali pemaparannya Mahyeldi mengatakan, berbicara masalah pendidikan, Islam sesungguhnya adalah paling maju dalam dunia pendidikan. Hal itu didasari dari pengertian pendidikan itu sendiri bukan hanya mengajak, namun di dalamnya terdapat keteladanan, menumbuhkan dan mengkanalisasi potensi sekaligus memprotek peserta didik dari hal-hal yang akan mengganggu atau merusak.

“Maka untuk itu, pendidikan agama Islam adalah pendidikan yang tepat untuk itu dan juga mampu mensinergikan dengan situasi teraktual atau kekinian. Jadi pendidikan Islam bukan hanya berbicara masalah romantisme masa lalu saja, namun sesuai pesan yang ada di dalam Alquran yaitu ‘wal asri’ dengan makna demi masa atau modernisasi,” jelasnya.




Menurut wali kota yang juga seorang da’i itu, tantangan bagi generasi Islam ke depan dewasa ini adalah mensejalankan dengan suasana kekinian. “Sehingga dengan itu kita menjadi lebih siap membawakan dan mampu menyelami segala sesuatu yang terjadi saat ini dan masa datang, sesuai dengan nilai-nilai dan ajaran di dalam agama Islam itu sendiri,” sambungnya.

Artikel Lainnya

loading…


Lebih lanjut Mahyeldi menjelaskan, juga seiring datangnya era revolusi industri 4.0 yang penuh dengan kemajuan teknologi dan digitalisasi dewasa ini, ia pun mengingatkan kepada para pendidik untuk mampu menggunakan kemajuan dan kecanggihan teknologi yang semua tujuannya untuk memudahkan, mempercepat dan mensukseskan pendidikan.

“Selain itu pada saat yang sama, para pendidik juga harus mengajak peserta didik untuk mensinkronkan dengan suasana kekinian di samping menyikapi fenomena-fenomena yang terjadi pada saat ini tentunya,” ujarnya.

“Jadi inilah tantangan bagi para pendidik saat ini dan untuk masa-masa yang akan datang. Kita tentu berharap, STAI YKI Sumbar yang mewisuda sebanyak 40 orang mahasiswa prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Angkatan XXII pada hari ini akan lebih mempersiapkan dan menyikapinya lagi ke depan. Sehingga mahasiswa-mahasiswa atau lulusan STAI YKI Sumbar akan lebih baik dan meningkat lagi kompetensinya, khususnya memberikan kontribusi untuk kemajuan pendidikan Islam hingga masa-masa mendatang,” ujarnya. ( Salih/Rel)




 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Anggaran Kecil, Komite II DPD RI : Program Kerja Kementan Harus Didukung

Anggaran Kecil, Komite II DPD RI : Program Kerja Kementan Harus Didukung JAKARTA-Komite II DPD ...