Beranda - Headline - LPMP Sumbar Gelar Penguatan Tata Kelola Kelembagaan

LPMP Sumbar Gelar Penguatan Tata Kelola Kelembagaan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Mengawali Tahun Anggaran 2019, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat ( Sumbar) mengadakan beberapa kegiatan diantaranya kegiatan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Melalui Integritas Jabatan dan Reformasi Birokrasi.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Aula Engku Syafei LPMP Sumbar  pada Kamis,  28 Februari 2019.

Kepala LPMP Sumatera Barat,  Drs. Rasoki Lubis, M.Pd dalam laporannya menyampaikan, peserta kegiatan yang hadir berasal dari seluruh karyawan dan karyawati dilingkungan LPMP Sumatera Barat.  Juga,  undangan dari perwakilan UPT dilingkungan Kemendikbud yang berada di Propinsi Sumatera Barat seperti Balai Pelestarian Cagar Budaya, Balai Bahasa, Balai Pelestarian Nilai Budaya dan BP PAUD Dikmas.

Lebih lanjut Kepala LPMP menyampaikan kepada semua peserta untuk dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya. Sehingga nantinya akan dapat memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan kinerja lembaga.

Dr. Sanusi, M.Pd selaku Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam paparannya menyampaikan tentang reformasi birokrasi dalam rangka menuju Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK).

Hal ini sesuai dengan PermenPAN dan RB Nomor 30 tahun 2018 tentang Pedoman Evaluasi Reformasi Birokrasi Instansi Pemerintah. Untuk penilaian tingkat kementerian (PMPRB) batas input nilai onlinenya tanggal 30 April 2019.

Sementara untuk Penilaian Unit Kerja/Satker (WBK) Batas akhir penyampaian ke MenPANRB tanggal 30 Mei 2019. Hal ini senada dengan PermenPAN dan RB, Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM dilingkungan Instansi Pemerintah.

Selanjutnya disampaikan, UPT dilingkungan Kemendikbud sudah seharusnya menerapkan manajemen risiko sesuai dengan Permendikbud No.66 Tahun 2015. Kemajuan pelaksanaan RB perlu dukungan pimpinan dan komitmen yang tinggi untuk melakukan perubahan, tegasnya.(Feri Fren)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Perusak Rumah Kontrakan di Jember Diduga Karena Pengaruh Miras

SPIRITSUMBAR.com, Jember – Parmenas atau Jau (20), Yakup (21), Samuel (24) dan Jak (23), saat ini ...