Selasa , 24 September 2019
Beranda - Berita Pilihan - LKPj Walikota 2015, DPRD Padang Bentuk Empat Pansus
Ketua DPRD Padang, H. Erisman bersama narasumber
Ketua DPRD Padang, H. Erisman bersama narasumber

LKPj Walikota 2015, DPRD Padang Bentuk Empat Pansus

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Padang tahun 2015, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang membentuk empat panitia khusus (pansus). Pansus dibentuk dari komisi-komisi yang ada sesuai bidang tugasnya dan akan melakukan pembahasan dengan mitra kerja masing-masing,

Sekretaris DPRD Kota Padang Ali Basar mengatakan, penetapan empat pansus tersebut guna untuk memenuhi maksud surat Sekda Padang nomor 130.4/72.1/Pem/2016 tanggal 21 Maret 2016 perihal Pengantar Buku LKPJ Wali Kota tahun 2015. Penetapan pansus LKPJ dan itu juga didasarkan pada rapat pimpinan dan fraksi-fraksi serta rapat Badan Musyawarah pada Jumat (1/4)lalu.

“Penetapan pansus ini sangat penting agar bisa dilakukan pembahasan lebih mendalam terhadap LKPJ Walikota serta bisa dievaluasi bersama,” katanya, Senin(4/4).

Disampaikan dalam melaksanakan pembahasan itu, komisi-komisi DPRD Padang dikelompokkan sesuai bidang tugasnya masing-masing. Komisi I bidang hukum, politik dan pemerintahan diketuai Osman Ayub menjadi Pansus I dengan mitra kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait bidang hukum dan pemerintahan.

Untuk Komisi II diketuai Elly Thrisyanti menjadi Pansus II yang akan membahas LKPj Walikota dengan mitra kerja SKPD terkait bidang ekonomi dan keuangan. Sedangkan Komisi III diketuai Helmi Moesim menjadi Pansus III membahas LKPj Walikota Padang terkait bidang pembangunan, energi sumberdaya mineral dan lingkungan hidup.

“Terakhir, Komisi IV diketuai Surya Jufri menjadi Pansus IV membahas terkait bidang kemasyarakatan dan kesejahteraan sosial,” ujarnya.

DATUAK

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kapolda Sumbar Terima Rekor MURI

Fakhrizal: Pelestarian Budaya Minang Harus Berkesinambungan SPIRITSUMBAR, com, Solok Selatan – Ribuan penari piring mileneal ...