Beranda - Headline - Liga 3, Pemain PSDS Keroyok Wasit
Wasit Roissudin dari Jakarta Barat tersungkur setelah dihajar kiper PSDS, Putra Aziz Irawan (foto Eri)
Wasit Roissudin dari Jakarta Barat tersungkur setelah dihajar kiper PSDS, Putra Aziz Irawan (foto Eri)

Liga 3, Pemain PSDS Keroyok Wasit

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com – Laga leg 2 Liga 3 Regional Sumatera antara Solok FC versus PSDS di Stadion M. Yamin Muaro Sijunjung, Sabtu (20/10/2018) berakhir rusuh.

Kerusuhan berawal dari ketidaksenangan tim PSDS dengan keputusan wasit Roissudin dari Jakarta Barat yang memberikan hukuman penalty kepada tim PSDS pada menit-menit akhir pertandingan. Keputusan wasit ini membuat pemain dan ofisial tim PSDS naik pitam lalu secara bersama-sama mengeroyok wasit.

Pertandinagan ini sejak menit awal sudah berlansung keras dan cendrung kasar. Permainan keras ini memang sudah diprediksi sejak awal, karena kedua tim sama-sama menargetkan kemenangan menjadi harga mati. Pada pertandingan leg 1 di kandang PSDS, Stadion Baharuddin Siregar Lubuk Pakam pertandingan berakhir 0-0. Suka tak suka laga leg 2 di Muaro Sijunjung ini merupakan pertandingan hidup mati.

Kedua kesebelasan sejak menit pertama sudah menampilkan permainan keras. Puncaknya terjadi pada menit 70, salah seorang penyerang PSDS terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah berbenturan dengan pemain belakang Solok FC.

Insiden ini menyulut emosi pemain PSDS dan pertandingan pun berlansung semakin kasar. Serangan dan permainan kasar silih berganti diperagakan kedua tim. Kemenangan menjadi harga mati kedua tim. Karena tim manapun yang memenangkan laga akan maju ke babak nasional pendahuluan 2.

Pertandingan sepertinya akan berakhir imbang, hingga menit ke 86 skor masih 0-0. Pada menit ke 87 pemain belakang PSDS, Jerry Rosi Sahputra Purba menjatuhkan Sahrul Amal di kotak terlarang. Wasit Roissudin lalu menunjuk titik penalti. Keputusan wasit ini dinilai tak adil, penjaga gawang PSDS Deli Serdang,Putra Aziz Irawan lansung mengejar wasit dan menanduk dada wasit hingga wasit tersungkur.

Tonton : Ricuh Liga 3, Solok FC vs PSDS Deli Serdang

Tidak hanya sampai disitu, Putra Aziz Irawan juga dua kali melayangkan tendangan yang mengenai punggung wasit asal Jakarta Barat tersebut. Tindakan Putra Aziz juga diikuti para pemain PSDS lainnya. Alhasil, wasit Roissudin ditinju dan diinjak-injak di tengah lapang.

Tindakan kekerasan tersebut baru berakhir ketika panitia dan aparat keamanan yang terdiri dari personel Polres Sijunjung dan Kodim 0310/SSD mengamankan lapangan. Meski sudah dilerai, para pemain PSDS Deli Serdang justru melakukan provokasi ke penonton yang memenuhi Tribun Utama Stadion M Yamin Sijunjung. Akibatnya, penonton terpancing emosi dan melemparkan botol plastik air mineral kepada pemain PSDS.

Halaman

[ 1 ]   [ 2 ]

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Nasrul Abit : Guru Adalah Sumber Inspirasi

SpiritSumbar.com, Padang – Nasehat dan pituah guru menjadi pantunan dalam menjalan kehidupan untuk menjadi lebih ...