Beranda - Headline - Launching Pemain, Semen Padang FC Bidik Papan Atas
Semen Padang FC vs Persita

Launching Pemain, Semen Padang FC Bidik Papan Atas

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Semen Padang FC bertekad merebut papan atas pada kompetisi Liga 1 tahun 2019.

Target ini disampaikan CEO Semen Padang FC, Rinold Thamrin saat melaunching 27 pemain Semen Padang FC di Mercure Hotel, Padang
Sabtu (27/4/2019) .

Rinold Thamrin mengatakan, dengan 27 pemain yang didaftarkan, dia mematok target untuk berada dipapan atas Liga 1.

Sebenarnya Semen Padang FC memiliki 28 pemain, namun hanya mendaftarkan 27 orang. Salah satu pemain skuat Syafrianto Rusli masih mengalami cidera
Pemain asing, Nildo Victor Juffo sengaja tidak didaftarkan, karena difokuskan untuk penyembuhan cidera.

Selain itu, Semen Padang FC juga melaunching jersey yang akan digunakan untuk musim 2019, sponsorship tim dan juga aplikasi android dan IOS tim.

“Alhamdulillah malam ini kita langsungkan launching tim untuk mengarungi musim Liga 1 Dengan kekuatan tim yang ada kita berharap pemain siap untuk bersaing,” ujarnya.

“Target kita tidak muluk-muluk, diputaran pertama kita harus berada di delapan besar. Untuk akhir musim minimal kita harus berada di lima besar. Itu adalah target yang kita canangkan ke tim.” tutupnya.

Berikut 27 nama pemain Semen Padang FC musim 2019
Kiper :
12 Teja Paku Alam
24 Achmad Iqbal Bachtiar
21 Rendy Oscario Sroyer

Belakang :
22 Agung Prasetyo
44 Syaeful Anwar
26 Roni Rosadi
5 Novrianto
15 Leo Guntara
3 Shukurali Pulatov
90 Boas Atururi
4 Syaiful Indra Cahya
55 Muhammad Rifqi
27 Dedi Gusmawan

Tengah :
6 Fridolin Kristof Yoku
7 Rudi
11 Mario Alberto Barcia
10 Dedi Hartono
19 Manda Cingi
31 Rosad Setiawan
18 Ronaldo Eko Julianto
8 Apriogi Yunespraga

Depan :
30 Jose Sardon
14 Riski Novriansyah
88 Irsyad Maulana
23 Firman Septian
91 Afriansyah
9 Karl Max Bathelemy

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Perusak Rumah Kontrakan di Jember Diduga Karena Pengaruh Miras

SPIRITSUMBAR.com, Jember – Parmenas atau Jau (20), Yakup (21), Samuel (24) dan Jak (23), saat ini ...