Beranda - Headline - Laga Pembuka Kualifikasi AFC 2019 Berakhir Imbang

Laga Pembuka Kualifikasi AFC 2019 Berakhir Imbang

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Jakarta – Laga pembuka kualifikasi AFC U19 berakhir imbang 1-1 antara DPR Korea melawan Hong Kong, di Stadion Madya, Senayan, Rabu (6/11/2019).

Satu gol masing-masing dari dua tim dicetak oleh Lau Ka Kiu dari Hong Kong dan Kim Chol Guk, DPR Korea.

Hong Kong sukses mengejutkan tim favorit DPR Korea dengan membuat gol lebih dahulu saat laga baru berjalan 12 menit. Melalui permainan apik dari serangan balik, aksi Lau Ka Kiu mengecoh barisan pertahanan lawan, dia bergerak bebas untuk mencetak gol. 1-0 untuk keunggulan sementara dari Hong Kong. Hingga turun minum, skor masih tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, tempo permainan kedua tim meningkat, DPR Korea yang tertinggal satu gol mencoba bangkit. Berbagi serangan dilakukan, hingga pada menit ke-66 DPR Korea mencetak gol penyama kedudukan. Kim Chol Guk membalas gol pertama lawan dengan skema serupa dari gol pertama.

Hasil ini membuat dua tim sama-sama memperoleh satu poin. Menurut pelatih Hong Kong, Thorlakur Maret Arnason, timnya sudah bermain baik, hingga akhirnya harus berakhir imbang.

“Semua bisa terjadi di sepak bola, kami bermain baik setidaknya sebelum kami kemasukan gol. Mereka bisa memanfaatkan kesempatan yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, pelatih DPR Korea Pak Kyong Bong mengatakan timnya lengah di babak pertama, sehingga bisa kemasukan gol lebih dahulu.

“Namun situasi berbeda kami tunjukkan di laga babak kedua. Kami bisa bangkit, tidak menang setidaknya mengimbangi mereka cukup, karena lawan juga bermain bagus,” jelasnya.

Berikutnya, Hong Kong akan berhadapan dengan tuan rumah Indonesia, Jumat (8/11/2019). Sedangkan DPR Korea menguji kekuatan Timor Leste di hari yang sama. Stadion Madya, Senayan tetap menjadi panggung keeempat tim dalam berlaga di laga kedua. (Salih/Rel)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

13 Rumah Dihantam Longsor di Tanjung Sani

SpiritSumbar com, Agam – Sedikitnya 13 unit rumah rusak akibat hujan deras dan tanah longsor ...