Senin , 16 September 2019
Beranda - Headline - Laga Kambing, Dua Orang Luka Parah di Gunung Medan

Laga Kambing, Dua Orang Luka Parah di Gunung Medan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Dua orang luka parah akibat kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Lintas Sumatera Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (4/7/2019).

Laga kambing  terjadi antara Truk Colt Diesel ekspedisi BM 9224 QU dikemudikan Adil Tambunan (42) yang datang dari arah Muaro Bungo menuju Padang. Sementara dari arah berlawanan datang truk jenis sama, BH 8399 WL, yang dikemudikan Legiran  (41) bermuatan kosong dengan tujuan Rimbo Bujang dari Teluk Kuatan.

Tragisnya,  kecelakaan tersebut juga menimpa sebuah mobil Honda Jazz B 2206 KBE yang parkir di bahu jalan.



Masyarakat yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi Polres Dharmasraya. Selanjutnya,  warga membantu mengevakuasi korban yang kejepit di dalam kendaraan.

loading…


Beruntung dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.  Korban berhasil diselamatkan dan menderita luka berat dan saat ini sudah diberikan perawatan di RSUD Sungai Dareh.

Dihubungi ditempat terpisah, Kapolres Dharmasraya melalui Kasatlantas Polres Dharmasraya Iptu Agus Salem, SH. di dampingi Kanit Laka Iptu Azriman AS, membenarkan kejadian tersebut.

Dia mengaku dapat informasi dari masyarakat, ada peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera Gunung Medan Kab. Dharmasraya pada hari Kamis (4/7/2019) pada pukul 06.00 wib.

“Kami bersama anggota lantas langsung ke TKP untuk melakukan evakuasi korban. Kami mengatur lalulintas menimbulkan kemacetan jalan raya,” ujarnya.

Penyebab dan kronologis kejadian saat ini masih dalam tahap penyelidikan kami,



kami dari Satuan Lalu Lintas Polres Dharmasraya menghimbau kepada pengemudi, berhati-hatilah dalam berkendara, utamakan keselamatan dari pada kecepatan”

Saat ini kronologis kejadian masi dalam tahap penyelidikan oleh Unit Laka Lantas Polres Dharmasraya (Eko)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

PKKS, Siapa Takut

SPIRITSUMBAR.com, Padang Panjang – Menindaklanjuti dikeluarkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 tahun 2018 ...