Beranda - Headline - Kunjungi Masyarakat, Berjibun Masalah Untuk Pemko Padang Panjang
Kunjungan tim ramadhan Padang Panjang
Kunjungan tim ramadhan Padang Panjang

Kunjungi Masyarakat, Berjibun Masalah Untuk Pemko Padang Panjang

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Masjid Maimunah Ali di Jalan Prof.HAMKA atau di depan kampus Perguruan Thawalib  Pasar Usang Padang Panjang  menjadi objek kunjungan  tim 7 safari Ramadhan kota Padang Panjang, Senin pekan silam.

Tidaklah sekedar  mendengar ekspose program pembangunan  kota, jemaah mesjid Maimunah  menyampaikan  keluhan dan aspirasinya  kepada ketua tim, Mursyida,  yang seharinya menjabat sebagai ketua Pengadilan Agama kota Padang Panjang.

Diantaranya, soal bau busuk dari got yang bersumber dari limbah industri rumah tangga. Kedua, bila hujan deras turun, got juga kerap tersumbat, airnya melimpah ke jalan dan ke halaman masjid disertai sampah.



Ketiga, air PDAM yang tidak lancar, terkadang sampai seharian tidak hidup. Keempat, lampu jalan raya di dekat dan depan Masjid Maimunah Ali cahayanya muram. Begitu juga di jalan setapak belakang kampus Thawalib putra. Karenanya, warga terpaksa bergelap-gelap ke masjid, muda-mudi pernah beberapa kali kepergok berdua-duaan di tepi jalan raya dekat masjid.

Artikel Lainnya

loading…


Masalah bau busuk dari  got  tadi kemudian ditanggapi  salah seorang anggota tim dari Dinas Perkim dan LH, bahwa  keluhan yang sama pernah disampaikan oleh warga setempat. Kemudian Perkim telah  mengunjungi   pihak pengelola industri rumah  tangga tersebut. Dari sana didapat jawaban,  kalau  limbahnya  sudah diolah  hingga tak lagi menimbulkan bau busuk. Bila kenyataannya kini masih menumbulkan bau tak sedap,  Dinas Perkim & LH  berjanji akan mengunjungi kembali  pemilik industri  yang berada di arah utara kampus  Thawalib itu.

Sebelumnya ketua tim 7,  Mursiya,  memaparkan, kunjungan  tim ramadhan yang terdiri   pejabat Pemko Padang Panjang, DPRD,  TNI , Polri, TNI  kepala OPD, instansi vertikal dan wartawan  bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah antara Pemko Padang Panjang degan masyarakat.Tim mempunyai beberapa tugas, salah satunya menyampaikan informasi pembangunanan di kota berjuluk Serambi Mekah ini.

Seperti halnya  pembangunan Islamic Centre yang telah diresmikan Desember tahun lalu  dan mulai dipakai untuk tempat ibadah. Selanjutnya pasar pusat juga telah diresmikan    dan rumah susun sewa (Rusunawa) telah siap  untuk ditempati  warga berpenghasilan rendah.Prosesnya  kini sedang tahap seleksi calon  penghuninya . Berikut, informasi Wajar 9 tahun, melengkapi sekolah negeri di kota ini dengan mushalla.

Di bidang kesehatan, antara lain hampir 98 persen warga kota telah dilindungi asuransi, peningkatan jenis layanan kesehatan bagi warga, adanya Perda rokok yang mengatur kawasan tertib rokok. Bila melanggar Perda, tentu ada sanksinya berupa denda atau hukuman kurungan. Sanksi terberat itu kurungan plus denda  bila seseorang mempromosikan rokok dikawasan  larangan merokok,papar Mursyida yang baru 3 bulan menjabat ketua PA Kota Padang Panjang.

Berkaitan dengan gelaran Pilkada 27 Juni 2018 datang, seperti juga disampaikan oleh Ketua KPU Padang Panjang, Jafri Edi Putra dalam jumpa pers pekan lalu, Pemko melalui ketua tim Ramadhan mengimbau warga supaya datang ke TPS dengan e-KTP. Gunakan hak pilih dengan baik, jangan ada yang Golput. Kalau belum ada  e-KTP boleh  dengan memakai surat keterangan dari Capil untuk dibawa ke TPS.

Untuk diketahui,  tahun tahun sebelumnya   seluruh atau sekitar 37   mesjid yang ada di kota Serambi Mekah mendapat kunjungan tim Ramadhan,  tapi  tahun  1438 H ( 2018 M)  ini hanya 8 mesjid   yang dikunjungi   tim safari Ramadhan pada 21Mei 2018 lalu. Tiap mesjid  mendapat hibah bansos  berkisar Rp 15 juta hingga Rp 175 juta dengan total  Rp 385 juta. Mesjid Maimunah Ali mendapat hibah Bansos 2018 sebesar  Rp 50juta.

Tim-1 Pimpinan Irwan, Plt Walikota  Padang Panjang, menyambangi Mesjid Djihadu Walidaina di Bukik Surungan, yakni  masjid yang dibangun tahun 1999  oleh keluarga mantan Mentri Agama Tarmizi Thaher.

The Public sendiri sesuai SK.Walikota Padang Panjang.451/48/Setdako-PP/2018, ikut bersama tim 7 pimpinan ketua Pengadilan Agama, Mursyida ke Masjid Maimunah Ali, di depan kampus Thawalib Pasa Usang (lengkapnya lihat tabel –  red)

Masjid Maimunah Ali  dibangun pada 2010  oleh   Datuk Halim, seorang pengusaha muslim dari Kuala Lumpur. Terus dihibah lepaskan  kepada Perguruan Thawalib bertepatan dengan  seabad  Thawalib,  tahun 2011 silam. Sumber biaya operasional dan perawatannya  dari sewa  4 petak toko berukuran 4 x 7 meter  di Lantai-I bangunan mesjid. Jika ada kelebihan digunakan untuk membantu Thawalib.



Karena  terletak persis  ditepi jalan raya  Padang-Bukitinggi, mesjid Maimunah Ali telah  menjadi tempat ibadah oleh  masafir  dari Padang, Bukitinggi, Riau disamping warga sekitar dan santri Thawalib sendiri.( yetti harni)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Suporter Semen Padang FC tumpah saat menghadapi Kalteng Putra di match 6 Liga 2 (foto Saribulih)

Kalah dari Semen Padang FC, Kalteng Putra Ngamuk

Begitu babak kedua dimulai, Semen Padang kembali melakukan serangan bergelombang. Apalagi, target selisih 2 gol ...