Beranda - Pendidikan - Artikel - Kuliah untuk Apa

Kuliah untuk Apa

Print Friendly, PDF & Email

Oleh: Frescha Frima (Mahasiswi FK UNBRAH)

Saat ini awal Tahun Pelajaran baru bagi mahasiswa yang melanjutkan pendidikannya dari jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) ke jenjang perkuliahan baru saja dimulai. Apabila kita fikir-fikir, sebenarnya bagi seorang mahasiswa mengikuti perkuliahan itu untuk apa sich.

Banyak orang mengatakan, mengikuti kuliah diperguruan tinggi adalah untuk menimba ilmu, agar bisa bekerja dan berguna bagi masyarakat untuk hidup dikemudian hari. Sebenarnya tidak hanya itu, banyak lagi yang lainnya.

Apabila seorang mahasiswa tidak mengetahui apa tujuan kuliah, niscaya akan mereka nantinya akan menjadi orang yang bingung dan sesat di kampus. Pada akhirnya tentu akan sulit untuk memperoleh kesuksesan.

Ada lima tujuan bagi seorang mahasiswa mengikuti perkuliahan (http://indah05blog.wordpress.com). Pertama, untuk mendapatkan relasi sebanyak-banyaknya.

Kampus merupakan tempat yang mempunyai peluang besar untuk mendapatkan relasi. Di kampus berkumpul berbagai macam orang mulai dari dosen, mahasiswa, karyawan, petugas kantin, satpam dan lain sebagainya.

Dengan banyaknya warga di kampus, seorang mahasiswa akan mempunyai banyak relasi. Mahasiswa diharapkan harus banyak bergaul dan membuka diri untuk berdiskusi dengan orang-orang tersebut. Hal ini akan berguna sebagai bekal pengetahuan lapangan bagi seorang mahasiswa.

Relasi yang banyak tersebut, tentu nantinya akan memudahkan kita untuk bisa bergaul di tengah-tengah masyarakat dan mendapatkan suatu pekerjaan. Misalnya dari informasi-informasi yang diperoleh lewat warga kampus. Selain itu juga akan membuka peluang untuk kerjasama bisnis dan membantu untuk mengatasi kesulitan hidup di tengah-tengah masyarakat kelak.

Kedua, menambah pengetahuan dan mendalami ilmu pada bidang yang disukai. Usahakan memperbanyak pengetahuan di bidang ilmu yang sedang kita ambil jurusannya, agar kita menjadi lebih ahli. Untuk memperdalam ilmu tentu kita harus banyak membaca buku, majalah, artikel, membuka internet, berdiskusi dan semua hal yang menyangkut jurusan yang kita ambil.

Kita harus bisa menguasai ilmu yang diberikan dosen di kampus dan memperbanyak mengerjakan latihan-latihan, tugas-tugas atau praktek yang menunjang ilmu kita agar kita lebih memahami materi yang kita pelajari.

Rugi sekali rasanya apabila sebagai mahasiswa yang sedang mendalami suatu bidang ilmu tapi pengetahuannya cenderung tidak meningkat. Bahkan lebih anehnya lagi, lebih tahu pula mahasiswa lain yang bukan bidang ilmunya dibandingkan kita, jangan sampai hal ini terjadi.

Ketiga, mengembangkan diri dan intelektualitas. Sebagai mahasiswa seharusnya mempunyai kemampuan intelektual yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tamatan SLTA. Dengan mengikuti perkuliahan kita dapat mengembangkan intelektualitas diri. Sebagai contoh, bagaimana kita menjawab soal-soal ujian pada saat kuliah akan menunjukkan pola pikir dan tingkat intelektualitas kita sebagai seorang mahasiswa.

Banyak orang beranggapan bahwa mahasiswa adalah kaum intelektual dan terpelajar. Jangan rusak pandangan tersebut dengan menunjukkan perilaku yang tidak intelek seperti terlibat dalam tawuran, narkoba, pornoaksi, pornografi dan lain sebagainya. Pola pikir kita sebagai seorang mahasiswa harus lebih maju dan lebih tinggi dari masyarakat awam.

Jadikanlah kampus sebagai tempat yang akan membuat diri kita menjadi lebih maju, membuat diri kita lebih intelek, yang mempunyai pola pikir yang luar biasa. Dengan kuliah akan membuat intelektualitas kita berkembang, sehingga kita bisa melihat dan menyelesaikan persoalan dari berbagai sudut pandang dengan solusi yang saling menguntungkan.

Keempat, mendapatkan ijazah yang bermanfaat. Ijazah bukan sekedar selembar kertas yang menunjukkan bahwa kita telah menamatkan suatu jenjang pendidikan. Namun lebih dari itu, ijazah membuktikan diri kita memiliki suatu keahlian dan keterampilan yang berguna untuk mendapatkan suatu pekerjaan.

Kelima, mendapatkan pekerjaan yang lebih bergengsi dengan gaji yang lebih tinggi. Semakin tinggi tingkat pendidikan dalam bekerja nantinya akan memperoleh gaji yang lebih tinggi pula. Saat ini pekerjaan yang menggunakan otot sudah banyak digantikan oleh mesin, pekerjaan yang menggunakan otak lebih banyak dibutuhkan. Apabila tingkat pendidikan dan kualitas diri tidak kita tingkatkan, akan sulitlah bagi kita untuk mendapatkan pekerjaan yang layak setelah tamat kuliah nanti.

Di dalam bekerja nantinya, marilah kita buktikan kompetensi dan kualitas kerja kita sebagai seorang yang telah memiliki ijazah sarjana harus lebih tinggi dibandingkan dengan kawan-kawan yang tamat SLTA. Mudah-mudahan dengan mengetahui tujuan kuliah, seorang mahasiswa akan lebih fokus dan bersemangat dalam mengikuti perkuliahannya dan cepat tamat.

Tonton video korban aturan dalam dunia pendidikan

 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pemain Semen Padang FC saat menggelar latihan

Heboh, Kalteng Putra Minta Ganti Wasit Jelang Pertandingan

SPIRITSUMBAR.com – Laga Match 6 Grup A, 8 Besar Liga 2 yang mempertemukan Semen Padang ...