Beranda - Headline - KPU Pasbar Tutup Pendaftaran PPK
Pilkada 2020
Pilkada 2020

KPU Pasbar Tutup Pendaftaran PPK

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Pasaman Barat – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menerangkan bahwa pendaftaran dan penerimaan berkas calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Kepala Daerah, sudah ditutup pada 24 Januari 2020.

Ketua KPU Kabupaten Pasaman Barat. Alharis, mengatakan selama pendaftaran dibuka sudah 525 pelamar calon anggota PPK melakukan pendaftaran hingga batas waktu penerimaan yang telah ditentukan. Hari ini kita masuk dalam proses penelitian administrasi atau verifikasi berkas kata Alharis. Sabtu (25/1/2020).

Alharis menjelaskan, ada tiga kategori yang dibutuhkan dalam pembentukan panitia adhoc seperti, PPK diantaranya, harus memiliki sikap profesional, berintegritas dan independen. dalam rinciannya sebanyak 525 pelamar calon anggota PPK itu lebih banyak pelamar laki-laki yakni berjumlah 295, sedangkan pelamar perempuan berjumlah 230 pelamar,” jelasnya



“Tiga kategori jadi syarat karena PPK adalah ujung tombak pemilu, sebab PPK bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Kesukseksan pemilihan Kepala Daerah Pasaman Barat sebut Alharis, salah satunya ditentukan panitia adhoc yakni, PPK dan PPS,” sebutnya.

Artikel Lainnya

loading…


Untuk itu ia menegaskan, pihaknya tidak main-main dalam perekrutan PPK. “Kami tegaskan bahwa KPU Pasbar tidak main-main dalam perekrutan tenaga adhoc, sehingga bagi siapa pelamar teraflisiasi dengan parpol, langsung kita coret,” tegas Alharis.

“Semoga terpilih orang-orang yang memiliki kemampuan dan berintegritas dalam meyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat di tahun 2020, sehingga penyelenggaraan pemilu serentak berjalan sukses dan lancar,” harapnya.

Ia melanjutkan, pihaknya membutuhkan sebanyak 55 orang tenaga Adhoc, setiap kecamatan akan ditempatkan sebanyak 5 orang, dengan 1 orang ketua dan 4 orang anggota.

Tentu tentang standar honorium badan adhoc pemilu 2020, yakni honorium Ketua PPK senilai Rp 2,2 juta, sedangkan anggota PPK menerima honorium senilai Rp 1,9 juta,” terang Alharis. (SY)

Simak Video : Turis China, Hadangan Virus Corona

 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Irman Gusman : Prilaku Birokrat Hambat Investasi ke Sumbar

Spiritsumbar.com, Jakarta- Sumatera Barat sebagai gudang tokoh nasional maupun internasional tidak hanya untuk masa lalu. ...