Beranda - Headline - Kota Padang Bersih Maksiat, Ratusan Botol Miras Diamankan
Satpol PP amankan puluhan Minuman Keras di Padang
Satpol PP amankan puluhan Minuman Keras di Padang

Kota Padang Bersih Maksiat, Ratusan Botol Miras Diamankan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Tekad Kota Padang agar bersih dari maksiat terus digelorakan . Puluhan warung penjual minuman beralkohol di grebek Satpol PP Kota Padang, Jum’at , (7/12/2018) malam.

Dari setiap kedai yang didatangi oleh satpol PP disana didapati berbagai jenis minuman beralkohol ini yang di jual berhasil diamakan. Petugas menyisir kawasan Alai, Kawasan Jalan By Pass, Ulak Karang serta Jalan Adinegoro Lubuk Buaya. Operasi penertiban minuman haram tersebut digelar petugas dari pukul 21.00 WIB hingga selesai.

Dalam pengawasan tersebut ratusan botol minuman haram berhasil kita amankan ke Mako Satpol PP untuk di di tepiringkan. “Kita lakukan pengawasan kepada warung-warung penjual miras. Kita tak ingin minuman yang dapat merusak generasi muda tersebut bebas di jual di Kota Padang ini. Kebanyakan tindak kriminal sering di picu oleh orang orang yang dibawah kendali minuman keras,” ujar Kepala Satpol PP Kota Padang, Yadrison.

Oleh karena itu dalam upaya menekan tingkat kriminalitas yang disebabkan pengaruh minuman yang memabukan ini, Satpol PP Padang akan terus melakukan pengawasan dengan melakukan Patroli dan razia terhadap warung warung yang diduga menjual minuman Berakohol.

Yadrison menghimbau kepada pedagang agar tidak memperjual belikan minuman haram tersebut secara bebas, jika masih saja ditemukan minuman Berakohol dijual secara bebas dipastikan minuman yang ada di warung tersebut akan disita.

“Ini semua dalam rangka menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat Kota Padang benar benar dapat terwujud, kita berharap kota Padang benar-benar menjadi aman, tentram, yang layak untuk menjadi Kota Wisata serta Kota pendidikan, ” ujarnya. (Salih)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Disdikbud Pessel Gelar Diklat Asesor PKG

SPIRITSUMBAR.com – Dalam rangka memenuhi kebutuhan jumlah asesor Penilaian Kinerja Guru (PKG), Dinas Pendidikan dan ...