Minggu , 18 November 2018
Beranda - Headline - Korea Selatan Tantang Arab Saudi di Final Piala AFC U-19
Semifinal Piala Asia U-19 Qatar vs Korea Selatan (foto AFC)

Korea Selatan Tantang Arab Saudi di Final Piala AFC U-19

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Korea Selatan sukses melangkah ke final Piala AFC U-19 2018 dengan mengalahkan Qatar 3-1 pada laga semi final di Stadion Pakanari, Cibinong, Kamis (1/11/2018) petang.

Tiga gol kemenangan Korea Selatan dicetak oleh Jeon Se Jin pada menit ke-23, 33′ dan Um Won Sang di menit ke 45. satu-satunya gol Qatar dicetak lewat gol bunuh diri Lee Jae-Ik pada menit ke-52.

D Partai Puncak, Korea Selatan akan melawan Arab Saudi yang sukses menghabisi permainan Jepang dengan skor meyakinkan 2-0. Laga final akan digelar pada hari Minggu (4/11) mendatang. (Baca : Semifinal Piala Asia U-19, Arab Saudi Hentikan Langkah Jepang)

Usai laga, Chung Jungyong mengatakan bahwa hari ini pemain sudah bermain sempurna, secara taktik dan teknik. Oleh karena itu ia pun mengapresiasi torehan kemenangan ini.

“Qatar tim yang bagus, namun kami sanggup memenangi pertandingan ini. Kami ingin terus melanjutkan tren positif ini di final nanti,” kata Chun Jungyong.

Sementara itu pelatih Qatar, Bruno Miguel Pinheiro mengaku timnya kurang beruntung hari ini. Ia pun mengakui Korea Selatan bermain lebih bagus dan efektif.

“Selamat untuk Korea Selatan. Namun anak-anak hari ini sudah berjuang maksimal. Kami selanjutnya akan fokus memperbaiki tim ini agar saat Piala Dunia U-20 2019 di Polandia kami dapat bermain lebih baik lagi,” ungkap Bruno.

Bagi Korea Selatan, lolos ke final Piala AFC U-19 2018 menjadi prestasi tersendiri. Pasalnya, mereka gagal ke semifinal pada dua edisi sebelumnya, yakni 2014 dan 2016.

Pada dua edisi itu, Korea Selatan bahkan gagal menembus semifinal. Padahal, pada Piala AFC U-19 2012 di Uni Emirat Arab, mereka menjadi juara setelah menang 2-1 atas Irak. (Salih)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Anggaran Dewan Pers Dipangkas Bakal Perpendek Umur Media Cetak

SPIRITSUMBAR.com – Anggaran Dawan Pers yang selama ini dialokasikan lewat APBN mengalami pengurangan dari usulan ...