Beranda - Pendidikan - Kawula - Konseling Remaja Untuk Membangun Karakter Bangsa

Konseling Remaja Untuk Membangun Karakter Bangsa

Print Friendly, PDF & Email

Spirit SumbarDalam Pembangunan karakter, “Bangsa ini harus dibangun dengan mendahulukan pembangunan karakter, kalau tidak dilakukan, bangsa Indonesia akan menjadi bangsa kuli“ (Soekarno).

Karakter akan terbentuk sebagai hasil pemahaman 3 hubungan yang pasti dialami setiap manusia antara lain : (triangle relationship) = hubungan dengan diri kita sendiri (intrapersonal), dengan lingkungan (hubungan sosial dan alam sekitar kita) dan hubungan dengan Tuhan YME (spiritual. Setiap hasil hubungan tersebut akan memberikan pemaknaan/pemahaman yang pada akhirnya menjadi nilai dan keyakinan.

Dalam Nilai-nilai Pendidikan Karakter (Olah Pikir) = cerdas, kritis, kreatif, inovatif, serba ingin tau, berpikir terbuka, produktif, berorientasi Ipteks dan reflektif. (Olah Hati) = beriman dan bertaqwa, jujur, amanah, adil, bertanggung jawab, abertani mengambil resiko, pantang menyerah, rela berkorban, dan berjiwa patriotik. (Olah Raga)= bersih dan sehat, disdiplin, sportif, handal, berdayatahan, bersahabat, kooperatif, determinatif, kompetitif, ceria dan gigih. (Olah Rasa/Karsa)= Ramah, saling menghargai, toleran, peduli, suka menolong, gotong royong, tenggang rasa, nasionalis dan kosmomopita, mengutamakan kepentingan umum, bangga mengunakan bahasa dan produk Indonesia, dianamis kerja keras dan beretos kinerja.

Sedangkan Pilar-Pilar Karakter: honesty, responsibility, truystworthiness, respect, caurage, fairness/justise, diligence, caringf, integrity dan citizenship.

Seperti yang disampaikan Presiden Jokowi mengenai pembangunan karakter bangsa dimulai dari keluarga. Setraintruksi beliau penanaman nilai-nilai budi pekerti dalam sistem pendidikan.Namun, keterlibatan keluarga tak kalah penting. Kalau Indonesia jadi tiang negeri yang kuat dan kokoh menuju Indonesia maju dan sejahtera, Keluarga sebagai garda terdepan pembangunan sosial dan kesejahteraan rakyat.

Jika kita melaksanakan gerakan membangun karakter anak bangsa sejak dini. Termasuk remaja dengan serius berarti kita menyiapkan Generasi Penerus Indonesia. Karena Anak-anak remaja dan pemuda saat ini kunci masa depan wewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.

Hal tersebut mengemuka dalam, acara Bimbingan Konseling bagi Remaja dan Mahasiswa (PIK-RE/M) se Kab Sijunjung. Kegiatan tersebut diadakan Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB (PP dan KB) Kab Sijunjung di Gedung Juang 45 Muaro Sijunjung, Selasa (13/10/2015). Kegiatan diikuti 45 orang siswa/wi tingkat SLTA se Kab Sijunjung. Kakan PP dan KB Kab Dijunjung Drs. Jhon Iskandar, mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun karakter remaja . Di usia remaja inilah sangat rawan segala permasalahan. Antara lain seks pranikah, pernikahan dini, kehamilan remaja, HIV/AIDS dan Napza, termasuk ancaman bahaya narkoba.

“Pembangunan karakter bagi remaja ini termasuk menguatkan kualitas generasi muda dimasa depan. Dengan berbagai pemahaman nilai positif sebagai sebagai landasan prilaku dan permuatan yang bernilai positif.Terbangunnya karakter remaja, menjadikan remaja yang berkualitas tak kan pudar terkena rapuhnya moral,” kata Jonh Iskandar.

Beberapa peserta mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Malahan ada yang mengusulkan agar kegiatan seperti ini diadakan setiap 3 bulan sekali. Sehingga para remaja yang didaerah pedesaan, juga bisa hadir. “Sebab tidak ada bedanya antara remaja kota dan remaja di desa dalam pembangunan karakter sebagai anak bangsa ini,” ujar salah seorang peserta yang enggan ditulis namanya.

RIYON

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kauman Padang Panjang

Padang Panjang Di Musim Corona, Sekolah & Pariwisata Dibuka Dengan Protokol Kesehatan Covid

Padang Panjang, spiritsumbar – Kegiatan proses belajar mengajar (PBM) di sebagian sekolah/pesantren yang berasrama di ...