Beranda - Olahraga - KONI Pessel Siram Atlet Peraih Medali PON XIX Dengan Bonus
Atlet Takraw asal Pessel Peraih Medali Perak dan Perunggu di PON Jabar dan jajaran KONI Pessel (foto KONI - Spirit Sumbar)
Atlet Takraw asal Pessel Peraih Medali Perak dan Perunggu di PON Jabar dan jajaran KONI Pessel (foto KONI - Spirit Sumbar)

KONI Pessel Siram Atlet Peraih Medali PON XIX Dengan Bonus

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumatera Barat (Sumbar) menyambut kedatangan rombongan atlet cabang olahraga sepak takraw yang ikut berlaga di PON XIX Jawa Barat 2016.

Rombongan atlet asal Pessel berjumlah 7 orang tersebut, disambut dan dijamu oleh jajaran pengurus KONI setempat di Kantor Jalan M Hatta Painan, Minggu (2/10/2016).

“Kita bangga atas prestasi yang mereka raih, karena sudah membuat harum nama Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) di kancah bergengsi Olahraga Nasional (PON XIX Jabar 2016),” kata Welly Hendra, Ketua KONI Pessel, sebagaimana relis yang diterima Spirit Sumbar Minggu, 2/10/2016 pagi.

Tim takraw asal Pessel ini, tambahnya, berhasil memboyong 2 medali; yakni 1 Perak dan 1 Perunggu. “Medali Perak diperoleh di Kelas Beregu Putra, sedangkan Perunggu di Kelas Double Tim Putra,” kata Welly.

Rombongan atlet cabang olahraga sepak takraw yang ikut berlaga di PON XIX Jawa Barat 2016 tersebut diantaranya; Riko Saputra, Zulfahmi, Rino Dewantara, Roli Afriandi, Rafika Sundari, Nevia Suryanis, Nela Agria, dan Joni April (Official).

Gestrojoni, Sekretaris KONI setempat menambahkan, di PON XIX 2016, Kabupaten Pessel mengirimkan sebanyak 12 atlet. Diantaranya; 7 atlet di Cabang Olahraga Sepak Takraw, 4 atlet di Bridge, dan 1 orang di Dayung. “Dan, Alhamdulillah, mereka (takraw) berhasil menorehkan prestasi,” kata Gestro.

Raflenova Yulanda, Bendahara KONI Pessel menambahkan, sebagai pemacu prestasi para atlet tersebut, pihaknya juga membantu uang saku ke masing-masing mereka. “Masing-masingnya, kita (KONI Pessel) bantu sebanyak Rp1 juta,” kata Raflenova Yulanda.

DATUAK

Cover Edisi 22 (Terbit Setiap Senin)
Cover Edisi 22 (Terbit Setiap Senin)
loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Selebrasi pemain Semen Padang usai mencetak gol (foto MO SPFC)

Cukup Dengan 10 Ribu, Ayo Dukung Semen Padang FC

SPIRITSUMBAR.com -Ayo buktikan jika memang pendukung Semen Padang FC. Pembuktian itu akan terlihat dengan mengenakan ...