Beranda - Pendidikan - Apresiasi - KM-Kauman Gelar Khatam Tahfiz dan Ecstu-4
Komplek Kauman Padang Panjang
Komplek Kauman Padang Panjang

KM-Kauman Gelar Khatam Tahfiz dan Ecstu-4

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Memperingati Milad ke-89, MA-KMM Kauman Padangpanjang akan menggelar perhelatan akbar pada 21-28 Januari 2018 ini. Kegiatan terdiri khatam Quran, Ecstu-4 se Sumbar, diskusi aktual dan resepsi. Di khatam Quran tercatat 70 orang peserta, 8 orang 30 juz, 62 orang lagi 3-28 juz.

Kegiatan Milad menurut Kepala Sekolah MA-KMM (Madrasah Aliyah Kuliatul Mubalighien Muhammadiyah) Kauman Padangpanjang, Derliana, diawali menggelar Ecstu (Explore Creativity Student). Di bagian ini ada 3 cabang lomba akan digelar, tahfis, pionering dan bola voli antar siswa SMP/MTs seSumbar, hadiah total Rp 22 juta.

Terkait kegiatan diskusi aktual dalam bentuk diskusi terbatas yang terarah (focus group discussion: FGD) mengusung topic; Upaya pengembangan kampus Perguruan Kauman (termasuk MA-KMM) ke depan. Sebab, kampus di Kauman, Gugukmalintang kini tidak memadai lagi, terlebih dengan perkembangan murid.

Mengingat begitu pentingnya topik ini, kata Derliana didampingi Ketua Panitia Milad, Amel Dahlan, peserta yang diundang ke diskusi aktual ini terdiri Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumbar, PW Aisyiah Sumbar, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) Padang.

Berikut, PD Muhammadiyah Padangpanjang, Batipuh dan X Koto (Pabasko), Dekan FKIP-UMSB di Padangpanjang, para kepala sekolah di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Kauman Padangpanjang sendiri, dan para ketua alumni dari jenjang pendidikan yang ada di Kauman Padangpanjang.

Seperti diketahui, di komplek Perguruan Muhammadiyah Kauman Padangpanjang kini terdapat jenjang pendidikan dari PAUD,TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA-KMM, dan perguruan tinggi (FKIP) di bawah UMSB Padang. Pola bangunannya berdiri melingkar menghadap ke tengah, karenanya halamannya juga bersama.

Perguruan Muhammadiyah Kauman Padangpanjang sesuai data dimiliki Spirit Sumbar, berdiri 1926 M. Ini pesantren pola klasikal ke-5 di Padangpanjang, setelah Thawalib di Pasausang kini pada 1911 M oleh Haji Abdul Karim Amrullah (ayah HAMKA), Diniyah School (1915), Thawalib Gunung (1918) dan Diniyah Putri (1923).

Kehadiran Perguruan Muhammadiyah di Gugukmalintang, Padangpanjang itu pada 1926 merupakan yang kedua di tanah air, setelah di Kauman, Yogya. Di Gugukmalintang, perguruan ini kemudian berkembang relatif cepat. Salah satu adalah berdirinya MA-KMM pada 1930 dengan kepala sekolah pertama Buya HAMKA (1936-1936).

Murid-muridnya, seperti halnya Thawalib, Diniyah Putri dan pesanten lain tadi, datang dari berbagai daerah di Sumatera. Bahkan tadinya hingga 1970-an juga banyak dari luar Sumatera, termasuk Indonesia timur, dan negeri jiran seperti Malaysia. Derliana sendiri, Kepsek ke-18 MA-KMM Kauman Padangpanjang, berasal dari Pasirpangaraian, Riau.

Melihat perjalanan panjang Perguruan Kauman Padangpanjang, terutama MA-KMM yang lebih populer disebut KM-Kauman itu, Insya Allah acara resepsi Milad MA-KMM ini pada 28 Januari 2018 datang akan meriah. Di hadiri itu pula akan digelar khatam hafis Quran yang diikuti 70 orang siswa Kelas-XII MA-KMM Kauman.

Bagi siswa dengan hafalan 30 juz, Insya Allah panitia akan memberi mereka reward masing-masing satu buah notebook. Untukdiketahui, peserta khatam tahfiz Quran pada 2018 ini adalah siswa dengan hafalan minimal 3 juz, sebut Derliana.(yetti harni).

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Wabup Tanah Datar Lantik Sepuluh Pejabat Fungsional

SPIRITSUMBAR.com – Jabatan fungsional punya peran penting dalam mencapai visi dan misi perangkat daerah, karena ...