Beranda - Headline - Ketua DPRD Sumbar : Rakor Untuk Singkronisasi Program Kerja
Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim bersama mahasiswa IAIN Batusangkar
Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim bersama mahasiswa IAIN Batusangkar

Ketua DPRD Sumbar : Rakor Untuk Singkronisasi Program Kerja

Print Friendly

Spiritsumbar.com, Padang – Ketua DPRD Sumatera Barat, Ir. H. Hendra Irwan Rahim menegaskan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Provinsi dengan kabupaten/kota bertujuan untuk menyelesaraskan pembangunan di Sumatera Barat.

Hal itu dikatakan di sela sela kegiatan Rakor Gubernur Sumbar dengan bupati/walikota se Sumatera Barat di Padang, Rabu (22/11/2017)

Hendra Irwan Rahim menegaskan dengan adanya rakor akan mampu mensingkronkan program pembanguna ke depan. Juga untuk menggali potensi masing masing kabupaten/kota agar tidak tumpang tindih dengan daerah lain.

Sementara, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mendesak bupati/walikota di daerah supaya secepatnya mendelegasikan kewenangan perizinan pada camat, agar program pelayanan administrasi terpadu kecamatan (Paten) bisa terealisasi.

“Kementerian Dalam Negeri menargetkan program Paten terealisasi di seluruh daerah tahun 2014. Tapi hingga tahun 2017 masih banyak kecamatan yang belum menyelenggarakan Paten. Salah satu kendalanya, kepala daerah belum melimpahkan kewenangan perizinan pada camat. Apakah karena enggan atau ada kepentingan lain,” ungkap Irwan Prayitno usai membuka rapat koordinasi bersama bupati/wali kota di Padang.

Irwan Prayitno meminta, bupati/wali kota harus berbesar hati mendelegasikan kewenangan perizinannya pada camat demi percepatan layanan pada masyarakat melalui Paten. Terlebih, Paten merupakan amanah undang-undang dan peraturan.

“Pelimpahan kewenangan saat ini tidak perlu pakai peraturan bupati/wali kota, bisa dengan surat keputusan saja, lebih mudah. Jadi apalagi masalahnya,” jelasnya.

Menurut Irwan Prayitno, kalau Paten benar-benar diterapkan, tidak hanya masyarakat yang dimudahkan dalam urusan perizinan. Namun kerja kepala daerah juga menjadi ringan, tidak perlu lagi menandatangani tumpukan berkas perizinan.

Selain mempercepat pelimpahan kewenangan, tambah Irwan Prayitno, agar Paten terealisasi di seluruh kecamatan, pemerintah kabupaten/kota juga harus serius mengucurkan anggaran untuk mewujudkannya. Diantaranya menyediakan anggaran untuk pembelian perangkat komputer, serta pelatihan terhadap sumber daya manusia di kecamatan.

Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Provinsi Sumbar, Iqbal Rama Dwipayana mengatakan, dari 175 kecamatan di Sumbar, baru 47 kecamatan di 4 daerah yang telah melaksanakan Paten. Masing-masing di Kabupaten Sijunjung, Padang Pariaman, Agam, dan Kota Padang. Diharapkan jumlah itu bertambah, karena untuk pelimpahan kewenangan perizinan dari bupati/wali kota pada camat, bisa melalui surat keputusan.

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Penemuan Sosok Mayat Gegerkan Warga Timpeh

Spiritsumbar.com, Timpeh – Warga Jorong Pinang Makmur Kanagarian Tabek Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya, digegerkan dengan ada ...