Beranda - ADVERTORIAL - Ketua DPRD Padang : Gotong Royong Bangun Solidaritas
Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti menyerahkan hadiah sepeda pada warga Pampangan sebagai pemenang doorprize (foto Salih)
Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti menyerahkan hadiah sepeda pada warga Pampangan sebagai pemenang doorprize (foto Salih)

Ketua DPRD Padang : Gotong Royong Bangun Solidaritas

Print Friendly, PDF & Email

Spiritsumbar.com, Padang – Sungai di Kota Padang masih jadi tempat pembuangan sampah. Malahan, 80 persen sampah masyarakat mengalir ke muara. Ini akan kembali masuk ke tubuh manusia, melalui ikan dan akan berpotensi menjadi penyakit.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Padang, Elly Thrisyanti saat memperingati Hari Air Dunia, di Aliran Batang Jirak, Kelurahan Pegambiran Ampalu Nan XX,  Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu, 25 Maret 2018.

Elly Thrisyanti bersama camat dan tokoh masyarakat
Elly Thrisyanti bersama camat dan tokoh masyarakat

Elly Thrisyanti menyambut kegiatan gotong royong ini dan berharap ini berjalan secara berkelanjutan. “Gotong royong  tidak hanya sekedar membersihkan lingkungan. Lebih dari itu, untuk mengingatkan agar kita lebih peduli pada lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, gotong-royong sebagai solidaritas sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Terutama mereka yang membentuk komunitas-komunitas, karena dalam komunitas seperti ini akan terlihat dengan jelas.

Dia mengaku kegiatan ini belum maksimal. Untuk itu, dia berharap kegiatan ini berjalan secara berkesinambungan demi terciptanya lingkungan yang sehat dan asri.

Elly Thrisyanti saat memberi keterangan pers
Elly Thrisyanti saat memberi keterangan pers

Apalagi, air merupakan sumber kehidupan. Dengan menyelamatkan parit dan sungai otomatis telah meningkatkan sumber kehidupan.

Sementara Camat Lubuk Begalung, Rosail Akhyari berharap masyarakat lebih peduli dengan lingkungan. Dengan cara tidak membuang sampah ke riol atau sungai. Selain menimbulkan bencana juga akan mengundang penyakit. “Saya masih menemukan warga yang membuang sampah ke sungai. Walau dia beralasan hanya sekedar meletakkan di pinggir sungai,” ujarnya.

Ketua Komunitas masyarakat peduli sungai Kecamatan Lubuk Begalung, M. Zulfa menyambut baik ajakan Ketua DPRD Kota Padang sekaligus mengisi kegiatan Peringatan Hari Air se Dunia.

Ketua DPRD Padang bersama undangan lainnya
Ketua DPRD Padang bersama undangan lainnya

Menurutnya, gotong-royong terjadi dalam beberapa aktivitas kehidupan. Bangga kegiatan gotong-royong yang biasa dilakukan masyarakat seperti dalam bentuk kerja bakti, dilakukan untuk kepentingan bersama. Selain itu gotong-royong juga dalam bentuk tolong menolong pada saat melakukan pesta pernikahan dan khitanan.

Untuk gotong royong yang bersifat pesta, beberapa hari sebelum pesta akan dilakukan terjadi sumbangan dari kenalan, tetangga ataupun kerabat datang membantu dalam bentuk bahan makanan, uang, ataupun tenaga, kemudian bantuan ini harus dikembalikan minimal dengan nilai yang sama.

Ketua DPRD Padang, saat memberi sambutan
Ketua DPRD Padang, saat memberi sambutan

Bahkan gotong-royong dapat pula terjadi pada saat adanya musibah ataupun kematian salah seorang warga komunitas. Hal ini tidak dapat disebut kepentingan bersama ataupun kepentingan pribadi tetapi rasa kemanusiaan yang muncul di antara warga, karena musibah datangnya tidak diperhitungkan ataupun diketahui, sehingga warga yang mendapat musibah tersebut memerlukan bantuan dari warga lainnya, jelasnya panjang lebar. (Adv)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Merdeka Itu Amanah

Oleh : Efnita (Guru SMPN.3 Koto Salak) Tujuh belas Agustus tahun empat lima, itulah hari ...