Beranda - Berita Pilihan - Kepala Sekolah Harus Kreatif

Kepala Sekolah Harus Kreatif

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Seorang kepala sekolah harus kreatif, hal ini disampaikan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat Rasoki Lubis, M.Pd dalam acara penutupan In-2 pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah Kabupaten Kepulauan Mentawai di edOTEL Padang tanggal 9 Desember 2018.

Lebih lanjut disampaikan Rasoki Lubis, saat ini dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2018, seorang kepala sekolah menghadapi tantangan yang lebih besar dibandingkan kepala sekolah masa lalu dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di sekolah.

Beban kerja kepala sekolah sepenuhnya untuk melaksanakan tugas dalam bentuk manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan.

Acara penutupan In-2 ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai Sermon S. S.Sos.

Dalam arahannya kepada semua peserta yang hadir disampaikan, kepala Sekolah adalah guru yang diberi tugas untuk memimpin dan mengelola sekolah. Untuk itu dituntut untuk bisa bekerja secara profesional, transparansi dan akuntabel dalam mengelola sekolah. Sehingga akan dapat mengembangkan dan menjadikan sekolah dan mutu lulusannya berkualitas.

Hal ini nantinya akan menambah dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah untuk menyekolahkan anaknya.

Selanjutnya disampaikan, bapak dan ibu kepala sekolah yang telah mengikuti diklat ini ibarat menampi padi adalah padi-padi yang berkualitas dan siap untuk dimasak.

Mudah-mudahan kualitas pendidikan kita di Kabupaten Kepulauan Mentawai di tangan bapak dan ibu nantinya dari tahun-ke tahun akan dapat kita tingkatkan lagi, imbuhnya.

Sebagai supervisor dalam kegiatan In-2 kali ini adalah Dra.Dyah Puspowati, SE, SH, MH yang ditugaskan dari LPPKS Indonesia. (Feri Fren)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Disdikbud Pessel Gelar Diklat Asesor PKG

SPIRITSUMBAR.com – Dalam rangka memenuhi kebutuhan jumlah asesor Penilaian Kinerja Guru (PKG), Dinas Pendidikan dan ...