Beranda - Headline - Kepala Desa Sumbar Belajar ke Pesisir Selatan

Kepala Desa Sumbar Belajar ke Pesisir Selatan

Print Friendly, PDF & Email
Spiritsumbar.com |Painan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menyambut kunjungan rombongan study komparatif Kabupaten Sumbawa Barat (Sumbar), Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kamis, (20/7/2017).

Artikel Lainnya

loading…


Kunjungan tersebut disambut hangat oleh  Bupati Hendrajoni melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pessel, Gunawan di Ruangan Kerja Bupati.
Sebanyak 57 Kepala Desa dari Pemda Sumbawa Barat diperkenalkan potensi-potensi daerah yang lebih menjurus tentang pariwisata pessel yang tengah popular.
Gunawan menjelaskan bahwa daerah pessel yang diberi julukan sejuta pesona itu sebelumnya belum begitu popular dan dikenal seperti saat ini.
“Pessel mulai dikenal dan dikunjungi banyak orang sejak lima tahun terakhir. Hal ini memang dirasakan ketika komitmen pemerintah daerah yang saling bersinergi bertekad untuk memajukan perekonomian masyarakat melalui kepariwisataan”terangnya.
Gunawan menyebutkan Mandeh dan pantai Carocok Painan merupakan ikon wisata pessel. Dua destinasi itu berperan penting dalam mengangkat Pendapatan asli daerah dan perekonomian masyarakat. .
Sementara, rombongan Pemda Sumbawa Barat akan mengunjungi desa Sungai Nyalo Mudiak Aia di Kecamatan Koto XI Tarusan Sebagai desa wisata tercepat yang telah menerima penghargaan dari Kemendes beberapa bulan lalu.
Mulyadi, Dinas Pemberdayaan masyarakat dan desa Sumbawa Barat, selaku pimpinan rombongan menyatakan bahwa tidak salah ia dan tim memilih pessel sebagai tujuan study komparatif.
“Di tempat kami juga banyak area wisata tapi belum optimal tergarap. Jumlah desa kami ada 57 desa. Penduduk 147 jiwa. Wajib pilih 96 ribu. Bila dibanding dengan pessel kami jauh lebih sedikit”urainya.
Oleh karena itu, dia dan rombongan berharap pada kunjungan tersebut ada hal positif yang akan diadopsi dari pessel. “Jadi, ada buah tangan yang akan kami bawa sepulang dari pessel, baik itu tentang pemberdayaannya maupun keterkaitan desa karna kami datang untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman”tukasnya (niko).

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Selebrasi pemain Timnas U-23 usai mencetak gol

Semifinal Sea Games, Timnas U23 Fokus Hadapi Myanmar

SpiritSumbar.com, Filipina – Tim Nasional Indonesia U-23 memastikan diri lolos ke babak semi-final SEA Games ...