Beranda - Berita Pilihan - Kasus Penembakan Balita, Polres Dharmasraya Himbau Masyarakat
Penyerahan senjata rakitan oleh warga Dharmasraya
Penyerahan senjata rakitan oleh warga Dharmasraya

Kasus Penembakan Balita, Polres Dharmasraya Himbau Masyarakat

Print Friendly

Spiritsumbar.com, Sitiung – Dengan adanya terjadi peristiwa tertembaknya seorang bayi uang berumur dua tahun tewas akibat senjata api rakitan laras panjang jenis gobok yang terjadi diNagari Abai Siat Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya.

Lebih kurang Sebanyak 13 pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis gobok di wilyah hukum polsek Sitiung 1 Koto Agung di serahkan oleh masyarakat kepada. Kapolsek Sitiung I Koto Agung Iptu Safrinaldi, SH,  Rabu (10/1/2018)

Pada kesempatan itu, Kapolsek Sitiung I Koto Agung Iptu Safrinaldi,SH yang di temui awak media di ruangan kerja pada Kamis (11/1/2018) mengatakan lebih kurang Sebanyak 13 pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis gobok, diserahkan oleh masyarakat untuk diamankan.

Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan senjata api dan menghindari terjadinya korban jiwa baik bagi si pemilik maupun bagi orang lain.

Dan jangan sampai peristiwa yang terjadi terhadap seorang bayi uang berumur dua tahun tewas akibat senjata api rakitan laras panjang jenis gobok yang terjadi di Nagari Abai Siat Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya,berapa waktu lalu terulang lagi.

Penyerahan senjata api rakitan laras panjang jenis gobok dengan ada himbauan dari bapak Kapolres Dharmasraya AKBP Rudy Yulianto memiliki senjata api rakitan berupa gobok yang selama ini agar menyerahkan senjata tetsebut kepada pihak Kepolisian,tidak penyalah gunaan senjata api dan menghindari terjadinya korban jiwa baik bagi si pemilik maupun bagi orang lain.

Dengan ada peristiwa tersebut dan ada hibauan dari bapak Kapolres Dharmasraya AKBP Rudy Yulianto,tentang sejat api rakitan janis gobok melalui anggota Bhabinkamtibmas yang ada di setiap nagari yang berada di wilayah hukum polsek Sitiung I Koto Agung.

Tidak berapa hari setelah ada himbuan tentang sejata api rakitan jenis gobok masyarakat Nagari Taratak Tinggi dan Jorong Panyubarangan Nagari Panyubarangan Kec. Timpeh melalui wali nagari nya telah menyerahkan senjata api rakitan jenis gobok tersebut,sampai pada hari ini lebih kurang 13 pucuk senjata api rakitan telah kita amankan.

Dan kami menghibau kepada masayarakat di wilayah hukum polsek Sitiung I Koto Agung yang memiliki senjata api rakitan yang belum menyerahkan agar secepat menyerah ke pihak kepolisian atau ke wali nagari setempat,karena tidak memiliki izin dan telah melanggar undang-undang yakni UU Darurat No. 12 Tahun 1951,dan Perpu No. 20 Tahun 1960 tentang senjata api tanpa izin dengan ancaaman hukuman di atas 20 tahun tegas,Kapolsek Sitiung I Koto Agung (Eko)

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kegiatan KI Sumbar Tuntas

Spiritsumbar.com, Padang – Menjadi lembaga penerima dana hibah sebesar Rp1,5 miliar pada Perubahan APBD Sumbar ...