Beranda - Headline - Karhutla, Ini Himbauan Kapolres Pasbar 

Karhutla, Ini Himbauan Kapolres Pasbar 

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Pasaman Barat – Kapolres Pasaman Barat AKBP Feri Herlambang  mengeluarkan himbauan tentang pembakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kapolres menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat senantiasa menjaga lingkungan sekitar terkait Dampak dari Karhutla. Faktor cuaca yang ditandai dengan panas panjang dan angin kencang berpotensi terjadinya karhulta.

AKBP Feri Herlambang mengatakan, sampai saat ini di wilayah Pasbar belum ada potensi karhulta.



Terkait dengan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, Kapolres mengatakan, faktor dominan penyebab adalah faktor manusia.

Artikel Lainnya

loading…


Untuk itu, Kapolres mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembukaan lahan baru dengan menggunakan api. Karena sudah ada Undang-Undang (UU) yang mengatur dan ancamannya adalah pidana dan denda.

Jangan bakar hutan. Pembukaan lahan tidak melakukan pembakaran. Gunakan cara lain yang lebih dapat mengantisipasi Karhutla.

“Barang siapa dengan sengaja menyebabkan kebakaran lahan akan mendapat ancaman hukuman sebagaimana diatur dalam UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan yaitu ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda Rp 5 miliar,” jelas Kapolres, Jumat (4/10/2019).

Ia menambahkan, untuk wilayah Polres Pasbar, daerah yang berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan adalah daerah perkebunan.

“Faktor utama itu kan membuka lahan. Ada yang buka lahan dengan api, tetapi mungkin teledor, apinya tidak dipadamkan semua ketika lahannya sudah terbuka,” tandas Kapolres.

Dia mengatakan, saat pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan menginstruksikan kepada Bhabinkamtibmas yang bersinergi dengan Babinsa untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat di jorong – jorong. “Kita sudah suport ke Kapolsek dan selanjutnya diteruskan ke Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing,” tutur Kapolres. (Buyung)



loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Anggota DPD RI melakukan kunjungan ke Sorong (foto : Ist)

Bentuk Pansus Papua, DPD RI Kunjungi Sorong

SPIRITSUMBAR.com, Sorong – Pansus Papua Yang akan dibentuk DPD RI dalam rangka ikut memyelesaikan konflik-konflik ...