Beranda - Headline - Karakter Terbentuk Melalui Keteladanan

Karakter Terbentuk Melalui Keteladanan

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Barat Drs. Burhasman.MM mengatakan karakter terbentuk melalui keteladanan.

Hal itu disampaikan pada saat membuka acara Kegiatan Penguatan Tata Kelola Kelembagaan melalui Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat, Jumat tanggal 1 Maret 2019.

Selanjutnya disampaikan, salah satu persoalan bangsa saat ini adalah masalah karakter. Masih banyak orang yang beranggapan bahwa karakter itu adalah moral. Sebenarnya dari segi referensi, karakter dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yakni moral karakter dan performa karakter.

Pendidikan akan membentuk generasi yang pintar dan memiliki nilai sikap yang baik. Hal ini sesuai dengan amanat dari Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Nilai-nilai karakter harus masuk ke dalam setiap sendi kehidupan, ibarat garam dalam sebuah gulai, terasa asinnya walaupun tidak tampak wujudnya. Dengan masuknya nilai karakter, suasana sekolah akan lebih menyenangkan. Peserta didik akan bergairah dalam belajar, anak yang nakal akan berubah menjadi lebih baik.

Sementara disisi lain guru-gurupun akan lebih mengerti dengan tugasnya sebagai pengajar, pelatih dan pendidik. Mendesain dan mengelola PPK adalah tugas kita bersama, untuk itu marilah kita samakan frekwensi dalam pencontohan nilai-nilai karakter.

Sebagai narasumber dalam kegiatan ini di datangkan Prof.Dr.Ilza Mayuni,M.Pd (Konsultan PPK Prov.Sumbar), Drs. Rasoki Lubis, M.Pd (Kepala LPMP Sumbar), Agoes Tri Mulyono, Herlinda, M.Hum serta yusrizal sebagai anggota Tim Asistensi PPK.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Engku Syafei LPMP Sumbar dengan peserta yang berasal dari unsur Struktural, Widyaiswara, unsur PTP (Pengembang Teknologi Pendidikan), serta serta undangan dari perwakilan UPT dilingkungan Kemendikbud yang berada di Propinsi Sumatera Barat.  Seperti Balai Pelestarian Cagar Budaya, Balai Bahasa, Balai Pelestarian Nilai Budaya dan BP PAUD Dikmas. (Feri Fren)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Final MKC II, Para Finalis Bakal Adu Suporter

SPIRITSUMBAR.com – Turnamen kolosal terbesar di Ranah Minang telah mencapai puncaknya. Empat tim bakal bertarung ...