Beranda - Headline - Kalah dari Semen Padang FC, Kalteng Putra Ngamuk

Kalah dari Semen Padang FC, Kalteng Putra Ngamuk

Print Friendly, PDF & Email

Harapan untuk mencetak gol justru menjadi petaka bagi Semen Padang FC. Melalui skema serangan balik cepat, membuat pemain Semen Padang kelimpungan dan membaiarkan I Made Wirahadi bebas bergerak. Alhasil, sundulan I Made Wirahadi gagal diamankan Rendi Oscario. Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Kalteng Putra.

Unggul 1 gol, Kalteng Putra makin memperkuat barisan pertahanan. Nyaris, para pemain Kalteng lebih banyak berada di pertahanan sendiri.

Disisi lain, Semen Padang mulai merubah taktik dengan mengandalkan umpan panjang dan langsung ke pertahanan.

Malahan barisan penyerang pun ditambah dengan memasukkan Eliazer Thonci Maran dan menarik keluar pemain tengah Fridolin Kristof Yoku di menit 43′.

Masuknya Eliazer Thonci Maran, serangan Semen Padang semakin tajam. Beberapa kali Abdul Rahman Lestaluhu dan Manda Cingi yang ikut membantu serangan berhasil lolos ke area penalti.

Malahan sundulan Abdul Rahman Lestaluhu nyaris menggetarkan jala gawang Kalteng Putra. Namun, sundulannya kembali melebar ke kanan gawang.

Akhirnya, Semen Padang berhasil mendapat penalti dari wasit di menit akhir babak pertama. A. Rahman Lestaluhu dijatuhkan di kotak terlarang oleh pemain Kalteng Putra.

Keputusan wasit mendapatkan protes dari para pemain Kalteng Putra. Malahan, para pemain Kalteng Putra memilih meninggalkan lapangan sebagai wujud protes. Akibatnya pertandingan terhenti beberapa menit di detik detik terakhir injury time.

Manda Chingi yang menjadi algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Walau arah bola terbaca oleh penjaga gawang namun bola lebih cepat menggetarkan jala gawang yang merubah skor jadi 1-1. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Sebelumnya     Selanjutnya

1    2    3    4

 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pemain Timnas U-16, Sutan Diego Armando Ondriano Zico. (foto pssi)

Sutan Zico Bakal Hadir di Opening Ceremony Minangkabau Cup 2018

SPIRITSUMBAR.com – Opening Ceremony Minangkabau Cup II tahun 2018 bakal tampil dalam suasana heboh dan ...