Beranda - Headline - Kabut Asap Makin Pekat, Giliran Pasbar Liburkan Sekolah

Kabut Asap Makin Pekat, Giliran Pasbar Liburkan Sekolah

Print Friendly, PDF & Email

Udara Sudah Tidak Sehat

SPIRITSUMBAR.com, Pasaman Barat – Kabut asap sudah sangat mengkhawatirkan di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Tak ingin menimbulkan dampak kesehatan pada generasi bangsa, akhirnya Pemerintah memutuskan untuk meliburkan siswa sekolah yang ada di daerah tersebut.

Apalagi, daerah lain di Sumbar sudah terlebih dahulu meliburkan sekolah. Diantarannya,  Kabupaten Dhamasraya, Kabupaten Tanah Datar, Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Agam, dan beberapa daerah lain.

Seluruh sekolah, mulai dari tingkatan Pendidikan Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sederajat diliburkan selama 5 hari, dimulai dari Selasa hingga Sabtu, 24-28 September 2019.



“Setelah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait terhadap kabut asap, untuk sementara waktu seluruh sekolah dari Paud hingga SLTA sederajat diliburkan selama 5 hari,” kata Setdakab Pasbar, Yudesri Senin (23/9/2019).

Artikel Lainnya

loading…


Menurutnya, hal itu dilakukan berdasarkan pemantauan dari BMKG Stasiun Pemantauan Atmosfir Global Bukit Koto tabang bahwa Partikel Meter (PM10) tercatat pada angka 341 ug/m3 (update data tanggal 22 September 2019 pukul 12.00 WIB yang mengakibatkan kualitas udara tidak sehat.

Menghindari dampak negatif terhadap kesehatan khususnya kasus ISPA terhadap peserta didik, sehingga perlu rasanya meliburkan para pelajar yang ada di Kabupaten Pasaman Barat.

Kendati siswa/i diliburkan, Kepala sekolah dan guru tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Disamping itu bagi orang tua untuk memaksimalkan anak-anaknya untuk tetap belajar mandiri di rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah,” pinta Yudesri.

Dijadwalkan, seluruh pelajar di Kabupaten Pasaman Barat kembali bersekolah seperti biasa pada tanggal 30 September 2019. Langkah untuk meliburkan pelajar sekolah dari Paud hingga SLTA sederajat diambil mengingat kian parahnya kabut asap di Wilayah Kabupaten Pasaman Barat.

Sementara Bupati Pasaman Barat, Yulianto menyebut kualitas udara didaerah Pasaman Barat semakin tidak sehat dan ini sangat mengkuwatirkan. Kabut asap yang semakin pekat dapat merusak kesehatan.

“Ini sudah sangat mengkuwatirkan, kualitas udara di Pasaman Barat sudah berada dititik yang sangat rawan untuk kesehatan warga,” tegas Bupati.

“Para pelajar besok harus diliburkan dari tingkat PAUD hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) didalam batas waktu yang terus dipantau, hingga asap tidak mengganggu kesehatan lagi,” ungkapnya.

Terpantau kabut asap terparah terjadi hari ini terjadi di wilayah Pasaman Barat, sebelumnya tidak begitu terlalu mengganggu aktifitas warga. Namun hari ini kian pekat dan masuk kategori tidak sehat. (SY/BY)



 

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Selebrasi pemain Timnas U23

Pemain Timnas U19 Segera Berangkat ke Inggeris

Garuda Select akan kedatangan lima pemain baru pada akhir pekan ini di tengah pemusatan latihan ...