Beranda - Headline - Julyana Risnal, Duta Relawan PMI Agam Ikuti JICA di Jepang
Peserta yang mengikuti pelatihan Risiko Penanggulangan Bencana di Jepang dari tanggal 25 Februari sampai 13 Maret 2020
Peserta yang mengikuti pelatihan Risiko Penanggulangan Bencana di Jepang dari tanggal 25 Februari sampai 13 Maret 2020

Julyana Risnal, Duta Relawan PMI Agam Ikuti JICA di Jepang

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Agam – Julyana Risnal, Duta Relawan PMI Agam Sumbar utusan BPBD Sumbar yang sedang mengikuti Knowledge Co-Creation Program of Youngf Leaders, Bidang Risk Disaster Reduction Course (JICA), di Jepang, semenjak 25 Februari yang lalu mendapat pujian dan apresiasi yang luar biasa dari Hirose, selaku Kepala Devisi Perencanaan Saluran Pembuangan dan Banjir, Pemerintah Kota Sendai, Jepang saat memberikan cenderamata Plakat PMI Sumbar, di Jepang, Selasa (3/3/2020).

Dikatakan Julyana, sebanyak 18 orang peserta yang mengikuti Pelatihan Risiko Penanggulangan Bencana ke Jepang. Juliana yang selalu memakai seragam PMI, mendapat acungan jempol bagi mereka. Apalagi lambang PMI yang tersulam dipakaian seragan Nana setiap hari kegiatan.

Selama di Jepang rombongan Pelatihan Resiko Penanggulangan Bencana akan berkunjung ke SD dan ke Universitas, serta ke rumah-rumah penduduk yang dulunya pernah kena tsunami besar, dan juga beberapa kuliah umum tentang sejarah gempa dan tsunami Jepang.



Kunjungan ke Millenium Hope Hills yang merupakan monumen memorial gempa bersama Pemkot Tamaura. Melakukan kunjungan ke kota Tamaura, yaitu kota pertama tercepat pembangunan kembali setelah gempa, serta kuliah umum tentang penanganan risiko banjir oleh Pemkot Sendai.

Disebutkan selain Yulyana Risnal dari Sumbar, pelatihan Risiko Penanggulangan Bencana di Jepang dari tanggal 25 Februari sampai 13 Maret 2020, juga diikuti Resty Herdiani Rahayu, Hidayanti dan Andry Syaly Sembiring (BMKG), Siti Rahmawaty Labolo, Mariam Alaiyya Inana Yesus dan Kurniawan Djamalu (Bappeda Sulteng). Juga, Dwita Widyaningsih, Virta Safitri Ramadhani dan Bintang Rahmat Wananda (Bappenas) serta Rianto Nugraha dan Rizky Tri Septian (BNPB). Termasuk Juliana Fisaini, Nathasya Meutia Sari dan Nazriatun Nisa (TDMRC Un Syiah Kuala) serta Dimas P. Biyantpawa (Bappeda Gorontalo), Nurman Syafar Manompo (Kemendes PDTT) dan Farida Kartini Aminuddin dari Bappeda Sulsel (Yun Yunaidi)



 

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Lolos Verifikasi dan Tes Kesehatan, Pasangan Calon Walikota Solok Reinier- Andri Maran Siap Bergerak Cepat

Spiritsumbar.com,Solok– Sampai siang ini, KPUD Kota Solok baru hanya menyatakan tiga pasangan bakal calon kepala ...