Beranda - Headline - Jalan Kerikil Rawang Gunung Malelo Itu Bakal Berubah Mulus
Jalan di Nagari Rawang Gunung Malelo yang akan di aspal...
Jalan di Nagari Rawang Gunung Malelo yang akan di aspal...

Jalan Kerikil Rawang Gunung Malelo Itu Bakal Berubah Mulus

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com, Pesisir Selatan – Kenagarian Rawang Gunuang Malelo,Kecamatan Sutera, akan memiliki jalan aspal baru.

Jalan yang menghubungkan Kampung Rawang dengan Kampung Gunung Malelo di Kecamatan Sutera itu sepanjang 4,3 kilometer yang menelan biaya sebesar Rp 7 miliar.

Walinagari Rawang Gunuang Malelo, Aprizal mengatakan jalan tersebut akan melewati sejumlah wilayah di Nagari Rawang Gunuang Malelo.

Mulai dari Kampung Rawang, Salo Gunuang, Lubuak Angik hingga sampai perbatasan dengan nagari tetangganya yaitu Nagari Aur Duri Surantih.



Dia menambahkan, proyek ini dikerjakan oleh perusahaan besar dan di biayai melalui APBD kabupaten pesisir selatan tahun 2019.

“Realisasi pembangunannya sendiri dimulai dengan pekerjaan konstruksi jalan di STA 02+900 sampai dengan 04+100 pada pertengahan bulan juni yang lalu,” katanya di Kantor Nagari Rawang Gunuang Malelo, Senin (1/7/2019).

Artikel Lainnya

loading…


“Ide pembangunan proyek jalan Rawang Gunuang Malelo ini sebenarnya dicetuskan oleh Pemerintah nagari bersama-sama masyarakat. Prakarsa pembangunannya sendiri telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Namun baru sebatas jalan batu batu saja belum di lakukan pengaspalan dan sudah berlangsung cukup lama, alhamdulillah jalan bagus yang selama ini menjadi harapan ribuan masyarakat nagari rawang gunuang malelo akan segera terwujud melalui pemerintah kabupaten pesisir selatan di samping itu rasa terimakasih juga di sampaikan wali nagari kepada bupati pesisir selatan Hendra joni,SH yang dapat merealisasikan untuk di lakukanya pengaspalan jalan tersebut.

“Disamping itu dia menambahkan Proyek ini dimaksudkan sebagai penyedia jalur alternatif, guna mengembangkan dan memeratakan pembangunan di beberapa kampung yang ada di nagari rawang gunuang malelo. Terutama yang berada di bagian salo gunuang dan gunuang malelo yang merupakan jalur ‘kurang berkembang’. Pelaksanaan proyek ini di perkirakan selesai hingga akhir tahun ini” ungkapnya.

Terpisah,fachruddin selaku camat di kecamatan sutera mengatakan,pemerintah memiliki komitmen kuat dalam mendukung proyek-proyek infrastruktur strategis pemerintah daerah seperti jalan. Karena keberadaannya akan meningkatkan efisiensi usaha, serta mampu menciptakan pusat ekonomi baru yang ada di kecamatan sutera. Di samping itu juga tengah berjalan proyek perbaikan dan rehabilatisi saluran irigasi di lubuak mato kuciang kenagarian rawang gunuang malelo,

Ini merupakan Salah satu irigasi yang tengah dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Ditjen Sumber Daya Air adalah Daerah Irigasi (DI) Lubuak mato kuciang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Senada dengan apa yang di sampaikan Menteri PUPR beberapa waktu yang lalu, Basuki Hadimuljono, menuturkan, pembangunan irigasi terus dilakukan untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian di Indonesia. Hal ini merupakan langkah nyata mewujudkan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mencapai ketahanan pangan dan air nasional.

Menurut aprizal Pembangunan akan meningkatkan kontinuitas suplai air pada areal sawah yang sudah ada seluas kurang lebih 200 hektar yang saat ini masih sawah tadah hujan. Areal pertanian eksisting dibangun tahun 1982 dengan sistem pompa.



Namun, karena tingginya biaya operasional pompa, petani tidak menggunakannya lagi dan memilih mengandalkan air hujan. Selain mengoptimalkan lahan yang sudah ada, pembangunan irigasi akan menambah luasan area potensial yang bisa dikembangkan. Pembangunan dilakukan terhitung mulai 15 april sampai 11 september di kerjakan oleh CV kamsi bersaudara dengan nilai proyek Rp 1.111.184.000.dan di kerjakan selama 150 hari Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada bulan september tahun ini(edi)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Selebrasi pemain Timnas U23

Pemain Timnas U19 Segera Berangkat ke Inggeris

Garuda Select akan kedatangan lima pemain baru pada akhir pekan ini di tengah pemusatan latihan ...