Beranda - Pendidikan - Apresiasi - Irwan Prayitno Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyalurkan hak politiknya di Pilkada 2018
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyalurkan hak politiknya di Pilkada 2018

Irwan Prayitno Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menggunakan hak pilihnya dengan ikut menncoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 7 di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Rabu, 27 Juni 2018.

Seluruh warga Kota Padang hari ini, Rabu, 27 Juni 2018 menggunakan haknya untuk memilih walikota dan wakil walikota di TPS yang telah ditentukan dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mencoblos sekitar pukul 08.40 WIB.

“Kami menghimbau masyarakat di 4 kota di Sumatera Barat, Padang, Padang Pariaman Padang Panjang, dan Sawahlunto,” kata Gubernur Sumbar.

Irwan Prayitno menyampaikan untuk hari ini bersegera dan beramai-ramai datang ke TPS dan gunakan hak pilih sebagai rakyat dan warga negara yang baik untuk memilih pimpinan walikota daerah masing-masing.



“Sehingga demikian akan terpilih yang terbaik, kemudian setelah itu tentu kita minta kepada seluruh petugas menjalankan peran yang telah ada pada masing-masing di TPS, IKPS dan lainya dengan baik sehinga tidak ada terjadi sesuatu yang tidak diharapkan,” ujar Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga memyampaikan mudah-mudahan berjalan dengan lancar. “Kita harapkan jam 13.00 sudah perhitungan dan jam 14.00 sudah siap dimasing-masing TPS dan mudah-mudahan semua berjalan dengan baik dan akan terpilih pilihan pimpinan sesuai dengan kehendak masyarakat,” ujar Irwan Prayitno.

Selain itu, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 7, Dezmawati menyebutkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di tempat mereka hanya 213 orang dan biasanya memang di pagi tidak ramai.

Selanjutnya, pemilih baru akan cukup ramai menjelang penutupan TPS pada yaitu pukul 11.00-13.00 WIB.



loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Timnas Indonesia saat laga ujicoba melawan Myanmar (foto PSSI)

Hadapi Hongkong, Pembuktian Bagi Timnas Senior

Spiritsumbar.com – Tim Nasional Indonesia bertekad meraih kemenangan melawan Hongkong pada laga uji coba internasional ...