Beranda - Pendidikan - Apresiasi - Inovasi Smart Edu Antarkan Desmon Raih Ranking 3 Nasional
Dr. Desmon, (tiga dari kanan) usai menerima piagam penghargaan PIM- 2 dari LAN (foto Ist)
Dr. Desmon, (tiga dari kanan) usai menerima piagam penghargaan PIM- 2 dari LAN (foto Ist)

Inovasi Smart Edu Antarkan Desmon Raih Ranking 3 Nasional

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Dr. Desmon, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang, meraih Ranking-3 Diklat Kepemimpinan level dua (PIM-2) Angkatan ke-18/2018. Itulah prestasi nan prestisius yang selain mengangkat nama Desmon sendiri, juga Padang Panjang, kota pelajar tertua di Sumatera itu ke tingkat nasional.

Ranking-1 pada Diklat PIM-2 yang digelar oleh Lembaga Administrasi Negara – Depdagri yang berlansung 16 Juli – 10 November 2018 di Banten itu diraih oleh Herman dari Kementerian Perindustrian RI. Peserta Diklat PIM-2 Angkatan ke-18 itu sebanyak 60 orang dari sejumlah kementerian, provinsi dan kota/kabupaten di Indonesia.

Keberhasilan Desmon meraih Ranking-3 itu didasarkan atas karya tulis inovasinya berjudul; Smart Edu Padang Panjang. Sepengetahuan Desmon, ini karya inovasi Smart Edu pertama di tanah air. Makanya, jika masuk RPJM 2018-2023 Padang Panjang, terus terialisasi, praktis itu juga bakal yang pertama di tanah air.

Lewat inovasi Smart Edu ini, sangat banyak program unggulan yang akan bisa menunjang upaya Kota Padang Panjang memacu peningkatan mutu pendidikan kota ini ke depan. Pemacuan peningkatan mutu pendidikann itu tentu akan bermuara pada peningkatan Padang Panjang sebagai salah satu kota pelajar di tanah air.

Antaralain bentuk program unggulan di Smart Edu itu menurut Desmon, sistim perangkat proses belajar mengajar (PBM) di sekolah-sekolah kota ini akan bergeser besar-besaran dari pola manual ke digital. Contoh, pemberian mata ajaran oleh guru kepada siswa di kelas, pemberian “PR”, ujian (termasuk ulangan harian), absensi, sampai penerbitan raport.

Masih terkait pola PBM, seorang guru yang sedang mengajar di sebuah kelas di Amerika, atau Eropa, Jepang dan Korsel misalnya, akan bisa diikuti oleh sekitar 50 kelas di berbagai kota dunia di waktu bersamaan. Saat itu murid di Padang Panjang selain akan bisa melihat guru tadi lewat layar monitor di depan kelas, juga bertanya dan peroleh jawaban.

Kehebatan lainnya, orang tua (wali) murid dimana pun dia berada dan kapanpun, sejauh ada akses internet, akan bisa memantau anaknya lewat HP android. Misalnya, apakah anaknya telat masuk kelas, alfa, nilai evaluasi belajar (ulangan harian, mid semester dan semester), atau ada masalah disekolah, dan sebagainya.

Terkait perpustakaan, lewat Smart Edu, sekolah tidak mesti lagi susah menyediakan buku/bahan bacaan cetakan untuk murid dan guru. Sebab program ini akan siap menyuguhkan jutaan hingga miliyaran buku/bahan bacaan. Inilah abad digital, pustaka ada di dunia maya. Jika butuh, tinggal klik di HP/laptop, kata Desmon di kantornya, Kamis  (15/11/2018) sore.

Kenapa dunia pendidikan di Kota Padang Panjang  bisa meraih layanan digitalisasi sehebat itu? Kadis Pendidikan Desmon menyebut, salah satu kuncinya adalah kota ini sudah menjalin kerjasama (MoU: Memorandum of  Understanding) dengan Google Amerika Serikat lewat PT.Dugi Indonesia di Jakarta.

Melalui kerjasama itu pula, HP android, Ipad, tablet dan laptop milik siswa di Padang Panjang akan bisa dapat program canggih dari google. Salah satu keunggulannya, simurid tidak akan bisa buka situs terlarang. Berikut, HP, ipad, tablet dan laptop tadi hanya akan bisa dibuka programnya oleh pemiliknya. Jika hilang, alat tadi tidak akan bisa dipakai oleh siapapun.(yetti harni).

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Khatam Bukan Berhenti Baca Al Quran

SPIRITSUMBAR.com – Membaca dan memahami Qur’an sangat perlu sekali Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Dt ...