Beranda - Headline - Ini Hasil Drawing Minangkabau Cup 2018
Tropy Bergilir Gubernur Sumbar, kembali diperebutkan di Turnamen Minangkabau Cup 2018
Tropy Bergilir Gubernur Sumbar, kembali diperebutkan di Turnamen Minangkabau Cup 2018

Ini Hasil Drawing Minangkabau Cup 2018

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Turnamen Kolosal Terbesar di Indonesia bakal bergulir dalam beberapa hari  lagi. Malahan, para official telah melakukan Drawing di Hotel Bunda, Sabtu, 1 Desember 2018.

Turnamen yang diikuti oleh 160 tim kecamatan dari total 179 kecamatan bakal menyajikan 200 pertandingan. Babak penyisihan dilakukan pada masing-masing kabupaten/kota.

Baca : Minangkabau Cup Jati Diri Bagi Sumatera Barat

Tim terbaik pada tingkat kabupaten/kota, akan berlaga di tingkat provinsi  yang ditetapkan secara proporsional. Artinya, peserta terbanyak di tingkat kabupaten/kota akan mendapatkan slot lebih banyak di tingkat provinsi.

Berikut pembagian grup berdasarkan hasil drawing beserta lokasi pertandingan

Grup A di Kabupaten Pasaman
Juara 1 Pasaman
Juara 1 Kota Pariaman
Juara 2 Limapuluh Kota
Juara 1 Agam
Juara 1 Pasaman Barat

Grup B di Kabupaten Padang Pariaman
Juara 1 Padang Pariaman
Juara 2 Pesisir Selatan
Juara 1 Sijunjung
Kepulauan Mentawai

Grup C di Kabupaten Limapuluh Kota
Juara 1 Limapuluh Kota
Juara 2 Pasaman Barat
Juara 2 Agam
Juara 2 Dharmasraya

Grup D di Kabupaten Tanah Datar
Juara 1 Tanah Datar
Juara 1 Dharmasraya
Juara 2 Pasaman
Juara 1 Padang Panjang

Grup E di Kabupaten Pesisir Selatan
Juara 1 Pesisir Selatan
Juara 2 Padang Pariaman
Juara 1 Padang
Juara 2 Sijunjung

Grup F di Kabupaten Solok Selatan
Juara 1 Solok Selatan
Juara 3 Padang Pariaman
Juara 3 Agam
Juara 3 Pesisir Selatan

Grup G di Kota Bukittinggi
Juara 1 Bukittinggi
Juara 1 Kota Solok
Juara 2 Padang
Juara 2 Tanah Datar

Grup H di Kota Sawahlunto
Juara 1 Sawahlunto
Juara 1 Payakumbuh
Juara 3 Limapuluh Kota
Juara 3 Tanah Datar
Juara 1 Kab. Solok

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Khatam Bukan Berhenti Baca Al Quran

SPIRITSUMBAR.com – Membaca dan memahami Qur’an sangat perlu sekali Wakil Bupati Dharmasraya, H. Amrizal Dt ...