Beranda - Pendidikan - Apresiasi - Ini Cara SDN 16 Batang Kapas Membangun Kebersamaan
guru bersama peserta didik sdn 16 melakukan senam aerobic dilapangan sekolah - Foto: Niko/Spirit Sumbar
guru bersama peserta didik sdn 16 melakukan senam aerobic dilapangan sekolah - Foto: Niko/Spirit Sumbar

Ini Cara SDN 16 Batang Kapas Membangun Kebersamaan

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar– Sudah lama tak bersenam, berkumpul dan bersama, ayunkan kaki dan layangkan tangan akhirnya, dengan gebrakan kepala sekolah baru membuat seluruh siswa dan guru SDN 16 Batang Kapas melepas semua ekpresi terpendam dengan senam Aerobic ala bahagia.

“Sebelumnya sama sekali tidak ada senam-senam aerobic seperti ini, namun setelah kita kumpulkan bersama, mereka sangat antusias dan berpartisipasi tinggi untuk ikut serta pada pagi hari setiap akhir pekan,” sebut Irdawati, kepala SDN 16 Batang kapas.

Ada banyak positif dikala Irdawati memimpin Pendidikan sekarang, seperti halnya lingkungan, peralatan seni, dan dukungan masyarakat untuk menumbuh kembangkan minat dan bakat peserta didik. Jadi intinya, kata Irdawati takkan lepas-lepas dari hubungan dan dukungan masyarakat serta keterlibatan guru secara profesional dalam abdi negara.

Yang mesti digiat dan dikembangkan sekarang, tambahnya, ialah pelatihan drumbend untuk peserta didik agar kedepan bagaimana mereka mampu berlomba dan bersaing dengan sekolah-sekolah lain.

“ Ya, kita harus terus menggiatkan pelatihan ini kedepan, sebab, disekolah ini baru saja memiliki alat drumbend. Itu berkat keinginan bersama dan dukungan masyarakat setempat supaya terlihat sama majunya dengan sekolah yang berada dibagian luar” ujar Irdawati.

Walau mengabdi disekolah daerah terpencil, sunyi sepi serta jauh dari keramaian. sambungnya, hal tersebut bukanlah rintangan untuk bisa memberikan yang terbaik untuk kemajuan pendidikan di sekolah dasar negeri taluak kasai, Batang Kapas. Namun bagian terpenting ialah menyatukan tekad satu tujuan, menghilangkan dengki serta kebencian merupakan cara handal untuk bisa bergerak dalam perubahan.

Katanya, perubahan berawal dari kesadaran, unsur setia kawan tanpa pengkianatan serta tidak mudah terpancing oleh riak-riak kemunafikan. Sebab, terangnya, untuk mencapai hasil yang baik itu tidak semua pula berjalan dengan baik. Pasti ada-ada saja luka membara yang bisa menghancurkan dan memusnahkan harapan keinginan untuk kemajuan.

“Yang penting kita selalu libatkan masyarakat dan para guru, tentang kebijakan-kebijakan yang perlu dimusyawarahkan. Tapi, saya selalu berharap sekolah akan jauh lebih berubah bila semua elemen saling bahu-membahu menyatukan tujuan untuk tercapai semua kemajuan.

NIKO

Lebih Lengkap di:

The Public (Terbit Setiap Senin)

Edisi 12/22 - 28 Februari 2016
Edisi 12/22 – 28 Februari 2016
loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Jelang Hadapi PSS Sleman, Pelatih Semen Padang FC Tambah Amunisi

SPIRITSUMBAR.com – Semen Padang FC bakal menghadapi tuan rumah PSS Sleman dalam laga kedua, Liga ...