Beranda - Berita Pilihan - Ini Berkah HPN 2018 di Ranah Minang

Ini Berkah HPN 2018 di Ranah Minang

Print Friendly, PDF & Email

SpiritSumbar.com, Padang – Alek Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang dipusatkan di Sumatera Barat dari tanggal 1 – 9 Februari 2018, telah berakhir. Namun, berkat HPN tersebut Ranah Minang mendapatkan berkah yang luarbiasa.

Baca juga :  Wagub Nasrul Abit : HPN 2018 Berikan Berkah Bagi Sumbar

Maklum, peringatan tersebut tidak hanya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo tapi juga didampingi para menteri dan kontribusi dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Artikel Lainnya

loading…


Berikut Berkah HPN 2018 untuk Sumbar, sebagaimana dilansir Biro Humas Setdaprop Sumbar melalui Kepala Biro Jasman Rizal:

1. Revitalisasi 1000 rumah gadang

2. Revitalisasi Nagari Pariangan Sebagai desa terindah di dunia

3. Percepatan pembangunan jalan tol Padang – Pekanbaru

4. Perputaran ekonomi masyarakat. Lebih kurang 8.000an tamu datang

5. Promosi wisata oleh wartawan dari seluruh Indonesia

6. MoU dengan berbagai negara sahabat utk kerjasama diberbagai bidang

7. Pembangunan Musiun Adinegoro di Sawahlunto

8. Sertifikasi seluruh Mesjid dan Musholla se Sumbar paling lama 2 tahun

9. Transaksi langsung di Minangkabau Summit 4.5 M dan prospek perdagangan 2.5 M

10. Sanitasi dan Air Bersih Masjid Burhanudin Ulakan dan Tn. Datar serta beberapa masjid di bukittinggi dan Agam

11. Bantuan hibah Gedung Baznas di Tanah Datar

12. Bantuan Pembangunan Pagar masjid Raya Sumbar

13. Percepatan Pembangunan Jalan Sungai Pisang – Kawasan Mandeh

14. Percepatan Roehana Kudus jadi Pahlawan Nasional

15. Bantuan BTS pd area Blank spot di daerah 3T sebanyak 15 titik di Pasbar, Solsel dan Mentawai

Dan masih banyak lagi yang lain.

Menurut Jasman, dari lebih 100 agenda kegiatan HPN 2018 di Sumbar yang fokus ke Kepariwisataan, hanya 20 persen kegiatan yang menyangkut pers, selebihnya adalah kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

GRMS Potensi Investasi Sektor Pariwisata

Oleh: Riyon. Lengkap sudah pemenuhan persyaratan sesuai Perpres N0.9 Tahun 2019 tenang Pengembangan Geopark (Taman ...