Beranda - Headline - Ingin Tolong Ayah, Yosi Fitrah Malah Ikut Meregang Nyawa
masyarakat menolong korban yang tidak bernyawa lantaran terjatuh ke sungai di Tanah Datar,
masyarakat menolong korban yang tidak bernyawa lantaran terjatuh ke sungai di Tanah Datar,

Ingin Tolong Ayah, Yosi Fitrah Malah Ikut Meregang Nyawa

Print Friendly

Spiritsumbar.com, Rambatan – Sungguh memilukan yang menimpa bapak dan anak warga Tabek Boto Nagari Baringin Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar.
Artikel Lainnya

loading…


Selepas lakukan kegiatan berburu babi di Jorong Kinawai Nagari Balimbing Kecamatan Rambatan, bapak dan anak ditemukan tewas tenggelam, Rabu (6/12/2017), sekira pukul 15.30 WIB.

Kronologi kejadian, seperti disampaikan Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Prajas, bermula sang Bapak Khairunas (60) selepas berburu hama babi di sekitar sungai Bangkaweh, ia terpeleset jatuh ke sungai Batang Bangkaweh.

“Sang bapak Khairunas terpeleset dan jatuh ke sungai. Kejadian itu terlihat oleh sang anak Yosi Fitrah (39). Seketika anaknya langsung menyelam bermaksud menolong bapaknya, namun malang sekejab mata, malahan keduanya tewas tenggelam” terang Bayu.

Kapolres Bayu menambahkan, menurut saksi mata Aziz (56) dan  Rian (30) warga Simawang yang menyaksikan kejadian di lokasi menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi sekira pukul 13.00 WIB.

“Setelah tahu informasi bahwa ada yang tenggelam, masyarakat melakukan pencarian ke dalam sungai dengan cara menyelam. Sekira pukul 15.30 WIB, kedua korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi di dasar sungai, dan langsung di evakuasi warga” tambah Bayuaji.

Kedua korban disemayamkan di rumah duka di jorong Tabek Boto Nagari Baringin Kecamatan Lima Kaum. Pihak keluarga sepakat untuk tidak lakukan autopsi terhadap jenazah keduanya dan menerima kejadian sebagai sebuah musibah, pungkas Kapolres Bayuaji. (David)

Editor : Saribulih

Baca juga:

loading…


Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Penemuan Sosok Mayat Gegerkan Warga Timpeh

Spiritsumbar.com, Timpeh – Warga Jorong Pinang Makmur Kanagarian Tabek Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya, digegerkan dengan ada ...