Minggu , 18 November 2018
Beranda - Headline - Ibnu Sabri, Penghafal Qur’an Sarat Prestasi
Muhammad Ibnu Sabri bersama ayahnya, Marjulas Sabri. (foto Yet)
Muhammad Ibnu Sabri bersama ayahnya, Marjulas Sabri. (foto Yet)

Ibnu Sabri, Penghafal Qur’an Sarat Prestasi

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Membawa pulang tropi Juara-I lomba tahfiz Quran antar siswa MTs/SMP seSumatera Barat pada Green Campus Competition (GCC)-III/2018 di MAN-1 Gunung, Padang Panjang, Oktober lalu. Itulah prestasi terbaru yang diraih oleh M.Ibnu Sabri, siswa Kelas-III MTs Parabek asal Padang Panjang.

Tapi itu jelas bukan prestasi tertinggi Ibnu, sapaan putra dari Marjulas Sabri, Kabid Aset pada BPKD Kota Padang Panjang itu. Sebab, pada iven  Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) tingkat nasional 2017 di Yogya, Ibnu meraih medali emas. Sebelum ke Yogya, Ibnu tentu juga memenangkan terlebih dulu lomba yang sama di Provinsi Sumatera Barat.

Ibnu mulai menghafal Quran sejak sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Unggul Terpadu (MIUT) Perguruan Thawalib Padang Panjang. Kegiatan itu berlanjut ke MTs Parabek, Bukittinggi. Kini Ibnu, remaja cukup tampan dengan tubuh tinggi semampai dan kulit kuning bersih itu, memiliki hafalan 13 juz lebih.

Capaian hafalan Ibnu tadi praktis di atas tingkat lomba tahfiz Quran antar siswa MTs/SMP pada GCC ke-3/2018, yakni tiga juz. Peserta lain sesuai informasi yang berkembang di arena GCC 2018 itu juga banyak yang memiliki hafalan di atas tiga juz. Tidak heran, persaingan kemampuan di cabang ini berlansung lebih ketat.

Ditanya cita-cita profesinya nanti, Ibnu yang ditemui bersama ayahnya, Sabri di sela-sela kegiatan GCC 2018 di MAN-1 Padang Panjang lalu, belum memberi jawaban soal itu. Yang jelas, setelah lulus dari MTs Parabek Bukittinggi berharap bisa diterima di Pesantren UICCI (United Islamic Cultural Centre Indonesia) di Medan.

Sebagai informasi, Pesantren UICCI di Medan merupakan satu dari sejumlah UICCI di tanah air. Di dunia pesantren ini ada ribuan buah. Para siswa di UICCI dengan fasilitas moderen itu diberi beasiswa. Lulusannya dengan tingkat nilai tertentu juga berpeluang besar dapat beasiswa kuliah di Turki, negara maju di timur tengah itu.(yetti harni).–

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Dr. Desmon, (tiga dari kanan) usai menerima piagam penghargaan PIM- 2 dari LAN (foto Ist)

Inovasi Smart Edu Antarkan Desmon Raih Ranking 3 Nasional

SPIRITSUMBAR.com – Dr. Desmon, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang, meraih Ranking-3 Diklat Kepemimpinan level ...